Ahok Ditolak JK, Romy: Isu Akan Menggerus Elektabilitas Jokowi Berlebihan

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 13 Februari 2019 | 14:47 WIB
Ahok Ditolak JK, Romy: Isu Akan Menggerus Elektabilitas Jokowi Berlebihan
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias BTP (kanan) menunjukkan KTA kader PDIP miliknya saat berkunjung ke kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Denpasar, Bali, Jumat (8/2/2019). Kunjungan BTP tersebut serangkaian liburannya di Bali. [Antara Foto/Nyoman Hendra Wibowo/ama]

Suara.com - Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Rohmahurmuziy mengatakan hingga saat ini Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok belum pernah menyampaikan niatnya untuk bergabung di tim pemenangan Jokowi - Ma'ruf di Pemilu 2019.

"Saya kira sampai saat ini Pak Ahok juga tidak menyampaikan minatnya untuk masuk ke tim kampanye," ujar Rohmahurmuziy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Politikus yang akrab disapa Romy ini menilai anggapa sejumlah pihak yang menilai adanya anggapan jika Ahok masuk kedalam tim kampanye akan menggerus elektabilitas Jokowi itu berlebihan.

Sehingga Romy menilai pernyataan Ketua Dewan Pengarah Jokowi - Ma'ruf, Jusuf Kalla (JK) yang menyarankan agar Ahok tidak dimasukan ke tim kampanye itu bukan karena kekhawatiran akan menggerus elektabilitas. Melainkan, kata Romy, pribadi Ahok sendiri sejauh ini memang tidak pernah menyampaikan keinginannya untuk menjadi bagian dari tim kampanye

"Jadi Pak JK menyampaikan kesimpulan demikian ya memang (Ahok) tidak juga berkeinginan masuk," ucap Romy.

Ketua Umum PPP itu menegaskan, hingga saat ini belum sempat terpikirkan akan memasukkan Ahok ke dalam tim kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin. Namun Romy menampik jika hal itu karena kekhawatiran akan menggerus elektabilitas Jokowi.

"Kalau kekhwatiran menggerus saya kira terlalu berlebih-lebihan. Tapi yang pasti bahwa yang kami dengar informasi dari keluarga Pak Ahok sendiri memang akan disibukan dengan agenda-agenda pribadi. Bahkan, informasinya mau keluar negeri sampai bukan April nanti," ungkapnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi - Maruf Amin Jusuf Kalla menyarankan TKN tidak memasukkan Ahok jadi bagian dari tim sukses Jokowi - Maruf. Sebab jika mantan terpidana kasus penistaan agama itu masuk timses, maka elektablitas Jokowi - Maruf Amin akan turun.

JK juga menilai kalau pun Ahok yang kini menjadi politis PDIP itu berkampanye untuk Jokowi - Maruf Amin, itu tidak akan memberikan pengaruh signifikan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mau Dilantik Jokowi, Khofifah Minta Doa ke Masyarakat Jawa Timur

Mau Dilantik Jokowi, Khofifah Minta Doa ke Masyarakat Jawa Timur

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:28 WIB

JK Minta Ahok Tak Masuk Timses Jokowi, Maruf Amin: Bagus

JK Minta Ahok Tak Masuk Timses Jokowi, Maruf Amin: Bagus

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 13:13 WIB

Jokowi Lantik Fachrori Umar Jadi Gubernur Jambi, Gantikan Zumi Zola

Jokowi Lantik Fachrori Umar Jadi Gubernur Jambi, Gantikan Zumi Zola

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:07 WIB

Hari Ini Jokowi Lantik Khofifah Jadi Gubernur Jawa Timur

Hari Ini Jokowi Lantik Khofifah Jadi Gubernur Jawa Timur

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:01 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×