Ridwan Kamil Berduka Nuryanto Jadi Korban Mutilasi di Malaysia

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 14 Februari 2019 | 19:17 WIB
Ridwan Kamil Berduka Nuryanto Jadi Korban Mutilasi di Malaysia
Gaya Ridwan Kamil 'Panasi' Si Doel.

Suara.com - Ridwan Kamil berduka Nuryantojadi korban mutilasi di Malaysia. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjanji akan memberikan pertolongan ke keluarga.

Warga Kabupaten Bandung yang juga bos tekstil bernama Ujang Nuryanto (37 tahun) tewas karena menjadi korban mutilasi di Malaysia.

"Tentunya sangat berduka dan prihatin ya, sebagai pemimpin wilayah tentunya kami mengkoordinasikan agar pertolongan dan mendoakan agar pelakunya bisa segera ditemukan," kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (14/2/2019).

Orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini menitipkan kabar tentang tewasnya bos tekstil asal Kabupaten Bandung tersebut ke Kementerian Luar Negeri. Ridwan Kamil juga berpesan kepada warga Jawa Barat yang akan bepergian ke luar negeri untuk hati-hati.

"Kalau saya, kepada siapapun yang bepergian ke luar negeri harus hati-hati karena jauh dari jangkauan aspek hukum dan kemudahan," kata Ridwan Kamil.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Ujang Nuryanto, yakni Hermawan mengatakan pihaknya akan melaporkan beberapa orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut kepada polisi.

"Rencananya ini mau ke Polda Jabar, terkait ada yang mengancam lah di sini, macam-macam lah, ada dua perusahaan yang akan kita laporkan dan beberapa orang," kata Hermawan.

Hermawan mengaku sudah memiliki alat bukti untuk membantu proses gugatan kepada pihak berwajib terkait tindak pidana yang diduga dilakukan oleh beberapa orang untuk melancarkan pembunuhan kliennya.

"Keterangan dari kepolisian sendiri, bukti chat, kita ada nanti kita sampaikan di polda untuk membantu penyelidikan," katanya.

baca juga

Hermawan menyebutkan saat ini masih menunggu penyelidikan dari Mabes Polri terkait sidik jari korban mutilasi yang diduga kliennya.

Dia menuturkan bahwa kliennya ini adalah pengusaha kain dan berdasarkan keterangan dari pihak keluarga diketahui bahwa kliennya melakukan perjalanan ke Malaysia untuk bisnis kain dan menemui relasinya. Ujang Nuryanto berangkat ke Malaysia pada tanggal 17 Januari 2019, namun sejak tanggal 22 Januari 2019 keluarga korban mengaku kehilangan kontak.

Keluarga menerima informasi tentang dugaan Ujang Nuryanto dibunuh mutilasi pada 26 Januari 2019 setelah Kepolisian Malaysia mengumumkan ditemukannya sesosok mayat yang telah dimutilasi di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia.

Ujang Nuryanto diketahui adalah WNI asal Kampung Ciodeng, Kelurahan Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Kirim Hasil Sidik Jari Korban Mutilasi Nuryanto ke PDRM Malaysia

Polri Kirim Hasil Sidik Jari Korban Mutilasi Nuryanto ke PDRM Malaysia

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 18:05 WIB

Mabes Polri: Korban Mutilasi di Malaysia Dipastikan Nuryanto

Mabes Polri: Korban Mutilasi di Malaysia Dipastikan Nuryanto

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 17:49 WIB

Ma'ruf Amin Targetkan Menang 70 Persen di Jabar, Ridwan Kamil Hanya Senyum

Ma'ruf Amin Targetkan Menang 70 Persen di Jabar, Ridwan Kamil Hanya Senyum

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 18:28 WIB

Sudah Lama Tak Bertemu, Ridwan Kamil Rindu dengan Ma'ruf Amin

Sudah Lama Tak Bertemu, Ridwan Kamil Rindu dengan Ma'ruf Amin

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 17:49 WIB

Terkini

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

Kapolri Soal Larangan Polisi Nge-Vape: Kena Sanksi Disiplin, Ada Narkoba Dipidana

News | Senin, 02 November 2026 | 15:37 WIB

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×