Imam Masjid Bantai Istri dan Bayi Gara-gara Dilarang Merokok

Reza Gunadha

Senin, 18 Februari 2019 | 19:07 WIB
Imam Masjid Bantai Istri dan Bayi Gara-gara Dilarang Merokok
Nardian (baju kotak-kotak) ditangkap polisi pada Sabtu malam (16/2) dengan disaksikan warga sekitarnya di rumahnya di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko Blitar usai membunuh istrinya Sri Dewi (29) dan anak balitanya Vika Nadhira (7 bulan). [Suara.com/Asip Hasani]

Suara.com - Nardian (38), warga Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang membunuh istri dan bayinya, dikenal sebagai pribadi rajin beribadah.

Bahkan, Nardian dikenal  warga sebagai imam salat di masjid lingkungan tersebut. Karenanya, mereka tak menyangka Nardian tega menghabisi istrinya Sri Dewi (29) dan anak kandungnya Vika Nadhira yang baru berusia 7 bulan hanya gara-gara dilarang merokok.

Ketua RT setempat Hariono menjelaskan, Nardian juga biasa menjadi khatib salat Jumat di Masjid Sumbermanggis.

“Beliau orangnya santun dan rajin salat berjemaah di masjid, meskipun sejak sekitar dua minggu ini sering bertengkar dengan istrinya,” ujar Hariono saat ditemui di rumah korban, yang juga merupakan tempat kejadian perkara, Senin (17/2/2019).

Menurut Hariono, peristiwa yang menggemparkan warga Sumbermanggis dan sekitarnya tersebut terjadi pada Sabtu malam (16/2), di rumah pelaku yang juga merupakan rumah mertuanya.

Seusai salat Isya, pelaku, korban, dan anggota keluarga yang lain termasuk orang tua korban sempat duduk-duduk bersama.

Entah bagaimana awalnya, Nardian bangkit dari duduk, mengambil pisau dapur dan menodongkannya ke arah Sri Dewi yang sedang menggendong Vika Nadhira.

Masih menurut keterangan Hariono, Sugeng--  Sri Dewi—dan Supriadi, ayah Sri Dewi, sempat meringkus Nardian.

Namun dia bisa melepaskan diri, mengejar Sri Dewi dan menikam istrinya yang sedang menggendong Vika tersebut beberapa kali di luar rumah.

baca juga

Sugeng dan Supriadi terlambat, dan mendapati Sri Dewi dan Vika Nadhira roboh ke tanah bersimbah darah. Keduanya tewas di tempat.

Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Muhammad Burhanudin, merujuk pada hasil autopsi, menyebutkan terdapat sembilan luka tusuk di tubuh Sri Dewi.

Termasuk luka tembus dari dada hingga punggung serta satu luka gores di tangan Dwi.

Sedangkan pada tubuh korban Vika Nadhira, terdapat enam luka tusuk termasuk luka tusuk di bagian kepala.

Hingga Senin (18/2), polisi telah memeriksa enam saksi yang hampir semuanya adalah anggota keluarga Sri Dewi, termasuk Sugeng dan Supriadi.

Namun, polisi belum bisa menyimpulkan motif pembunuhan tragis tersebut.

“Sesuai prosedur, tersangka akan menjalani pemeriksaan kejiwaan, dan pagi ini kami kirim ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kediri,” tutur Burhanudin.

Kontributor : Asip Agus Hasani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Bunuh Istri dan Bayi karena Dilarang Merokok, Nardi Bugil Sembari Azan

Usai Bunuh Istri dan Bayi karena Dilarang Merokok, Nardi Bugil Sembari Azan

News | Senin, 18 Februari 2019 | 16:39 WIB

Dilarang Merokok, Nardi Bunuh Istri dan Bayinya di Hadapan Mertua

Dilarang Merokok, Nardi Bunuh Istri dan Bayinya di Hadapan Mertua

News | Senin, 18 Februari 2019 | 15:51 WIB

Dipecat Usai 15 Tahun Bekerja, Gary Tembak Mati 5 Rekan Kerjanya di Pabrik

Dipecat Usai 15 Tahun Bekerja, Gary Tembak Mati 5 Rekan Kerjanya di Pabrik

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 14:22 WIB

Zaky Tewas dengan 2 Luka Tikaman di Dada, Sempat Dikejar Orang di Jalanan

Zaky Tewas dengan 2 Luka Tikaman di Dada, Sempat Dikejar Orang di Jalanan

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 14:14 WIB

Heboh Sumur Bor Haji Ilyas Keluar Api, Warga Asik Bakar Jagung Diatasnya

Heboh Sumur Bor Haji Ilyas Keluar Api, Warga Asik Bakar Jagung Diatasnya

News | Minggu, 17 Februari 2019 | 09:36 WIB

Terkini

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

×