Terima Partai Konservatif Inggris, PDIP Bahas Demokrasi Hingga Brexit

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Selasa, 19 Februari 2019 | 13:46 WIB
Terima Partai Konservatif Inggris, PDIP Bahas Demokrasi Hingga Brexit
Pertemuan PDIP dengan delegasi Partai Konservatif Inggris. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - DPP PDI Perjuangan menerima kunjungan delegasi Partai Konservatif (Conservative Party) Inggris. Partai penguasa Inggris Raya itu berkunjung guna mempelajari terkait demokrasi di Indonesia.

Politis PDIP, Budiman Sudjatmiko mengatakan, dalam kunjungan itu turut hadir Sir Simon Burns bersama koleganya Nick De Bois. Selain itu, rombongan Partai Konservatif Inggris tersebut juga ditemani oleh koleganya dari Partai Liberal Australia Ian Hanke yang berfungsi sebagai konsultan program dari Westminster Foundation For Democracy.

Menurut Budiman, hal-hal yang dibahas dalam pertemuan itu salah satunya terkait demokrasi di antara dua negara.

"Inggris adalah suatu negara yang dalam beberapa tahun terakhir ini menjadi menarik bagi kami juga untuk belajar bagaimana mereka mengelola proses demokrasi," ujar Budiman di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Selain membahas seputar demokrasi, dalam pertemuan itu juga turut membahasa mengenai isu Referendum Brexit. Hal itu guna mempelajari dan meminimalisir terjadinya hal serupa di Indonesia. Terlebih, berita bohong atau hoaks yang disinyalir sebagai terjadi Brexit di mana pola serupa juga muncul di Indonesia.

"Ketika terjadi Referendum Brexsit dan kita tahu ada banyak kehebohan yang kami dari PDI Perjuangan menangkap bahwa kehebohan yang sama dalam bentuk hoaks dan sindiran dusta yang dulu dialami di Inggris pada masa Referendum Brexit juga dengan cara yang hampir sama kita rasakan kehadiranya, dalam politik Indonesia kali ini," ungkapnya.

"Jangan sampai terjadi di Indonesia sebagian penghuni kita merasa bukan Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihak delegasi dari Partai Konservatif Inggris juga sempat menanyakan ihwal proses Pemilu di Indonesia.

Hasto menyampaikan delegasi tersebut ingin mengetahui bagaimana proses Pemilu serentak yang kekinian baru pertama kali diadakan di Indonesia.

baca juga

"Mereka bertanya tentang pemilu di Indonesia bagaimana situasi di grassroot (akar rumput), terkait dengan pemilu serentak yang pertama kali dilaksanakan. Kami pastikan semua akan berjalan dengan baik aman damai dan mencoba untuk berjuang meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia," kata Hasto usai pertemuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu

Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar Pranowo Tak Sabar Dipanggil Bawaslu

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:00 WIB

Masinton Geram Spanduknya Ditempel Stiker Caleg PSI

Masinton Geram Spanduknya Ditempel Stiker Caleg PSI

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 14:51 WIB

Tertipu Hoaks, Dubes Inggris untuk Bosnia Puji Bintang Porno Sasha Grey

Tertipu Hoaks, Dubes Inggris untuk Bosnia Puji Bintang Porno Sasha Grey

News | Rabu, 13 Februari 2019 | 13:50 WIB

JK Sambut Ahok Masuk Politik: Tenang-tenanglah Pak Ahok

JK Sambut Ahok Masuk Politik: Tenang-tenanglah Pak Ahok

News | Selasa, 12 Februari 2019 | 18:07 WIB

Viral! Wanita Berhijab Jadi Petugas Medis di Liverpool, Siapakah Dia?

Viral! Wanita Berhijab Jadi Petugas Medis di Liverpool, Siapakah Dia?

Bola | Selasa, 12 Februari 2019 | 11:35 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×