Rais Aam PBNU Kembali Mangkir, Para Kiai Sepuh Khawatir NU Terancam Pecah

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 21 Desember 2025 | 17:59 WIB
Rais Aam PBNU Kembali Mangkir, Para Kiai Sepuh Khawatir NU Terancam Pecah
Gambaran suasana Rapat Harian Syuriyah PBNU di sebuah hotel Jakarta Pusat. (Ist)
baca 10 detik
  • Rais Aam PBNU kembali mangkir dari musyawarah islah yang digagas kiai sepuh.
  • Para kiai khawatir konflik akan berujung perpecahan dan dua muktamar.
  • Desakan untuk menggelar muktamar sebagai jalan keluar semakin menguat dari bawah.

Suara.com - Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, kembali tidak menghadiri Musyawarah Kubro yang digagas para sesepuh NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Minggu (21/12/2025).

Ini adalah kali ketiga ia mangkir dari forum islah, memicu kekhawatiran para kiai akan keutuhan organisasi.

Forum Musyawarah Kubro ini sejak awal dirancang sebagai upaya membuka ruang komunikasi langsung antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dengan Rais Aam, bukan untuk menghakimi salah satu pihak.

Upaya Komunikasi yang Buntu

Rais Syuriyah PBNU, KH Muhibbul Aman Aly, menjelaskan bahwa forum ini murni bertujuan membangun jembatan komunikasi.

"Forum Lirboyo ini tidak membela siapa pun, semata-mata untuk membangun komunikasi. Karena sepengakuan Gus Yahya, beliau belum bisa berkomunikasi langsung dengan Rais Aam," ujar Muhibbul.

Meskipun Rais Aam sempat menyatakan bersedia hadir dengan beberapa syarat, pertemuan tersebut akhirnya tidak terwujud.

"Nampaknya ada pihak yang tidak menginginkan kehadiran KH Miftachul Akhyar ke Lirboyo," tambahnya.

Peringatan dari Para Sesepuh

baca juga

Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, menilai ada banyak kejanggalan dalam konflik ini yang memicu prasangka. Ia memperingatkan, jika tidak ada jalan tengah, NU bisa terancam menghadapi dua muktamar.

"Kalau ulama cekcok, yang rugi adalah umat. Jalan satu-satunya adalah muktamar sebagai jalan akhir," ujarnya.

Mantan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, yang hadir secara daring, menegaskan bahwa kemaslahatan organisasi harus didahulukan. Ia mengingatkan, dalih menghilangkan bahaya yang belum nyata justru berpotensi melahirkan bahaya yang lebih besar, yaitu perpecahan.

Sementara itu, mantan Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj, menyatakan bahwa konflik ini bukan soal ambisi personal, melainkan ketertiban organisasi.

"Kita harus menghormati AD/ART. Kalau pertemuan ketiga ini sampai gagal, Masya Allah, sampai kapan kita harus sowan?" keluhnya.

Desakan Muktamar Menguat

Di tengah kebuntuan ini, sejumlah Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Wilayah (PW) NU mulai menyuarakan tuntutan agar segera digelar muktamar yang legitimate. Bahkan, muncul ultimatum bahwa jika dalam tiga hari tidak ada pertemuan langsung antara Ketua Umum dan Rais Aam, dorongan pelaksanaan muktamar akan semakin menguat.

Menanggapi situasi ini, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dalam jawaban tertulisnya menyinggung pesan mendiang KH Maimun Zubair yang akan sangat gembira jika NU kembali menyelenggarakan muktamar.

"Sebagaimana harapan Mbah Maimun, Muktamar NU digelar di Sarang, Rembang,” tandas Gus Yahya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah

Tinjau Lokasi Bencana Aceh, Ketum PBNU Gus Yahya Puji Kinerja Pemerintah

News | Minggu, 21 Desember 2025 | 10:10 WIB

Minggu Besok, Pesantren Lirboyo Undang Seluruh Unsur NU Bahas Konflik Internal PBNU

Minggu Besok, Pesantren Lirboyo Undang Seluruh Unsur NU Bahas Konflik Internal PBNU

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:35 WIB

Gus Yahya Ajak Warga Nahdliyin Bersatu Hadapi Tantangan, Terutama Bencana Sumatra

Gus Yahya Ajak Warga Nahdliyin Bersatu Hadapi Tantangan, Terutama Bencana Sumatra

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 20:03 WIB

Terkini

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Memori HP Android Sering Penuh? Ini Cara Menemukan File dan Aplikasi Penguras Ruang Penyimpanan

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Alami Krisis Parah, Industri Drakor Minta Bantuan Pemerintah Korea

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:40 WIB

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Persija Beruntung Kalahkan Persebaya di Lapangan Butut, Rizky Ridho Capek Mental Kritik Rumput JIS

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:38 WIB

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito, Tiga Kru Dipastikan Selamat

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito, Tiga Kru Dipastikan Selamat

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:35 WIB

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:34 WIB

Strategi Komunikasi Jokowi di Sidang Ijazah Tak Banyak Ubah Persepsi Publik, Ini Alasannya

Strategi Komunikasi Jokowi di Sidang Ijazah Tak Banyak Ubah Persepsi Publik, Ini Alasannya

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:32 WIB

Jangan Asal Ikut-ikutan! Begini Cara Cerdas Jadikan FOMO sebagai Peluang Bisnis

Jangan Asal Ikut-ikutan! Begini Cara Cerdas Jadikan FOMO sebagai Peluang Bisnis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 13:31 WIB

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

Kemnaker Jelaskan Persyaratan Penerima BSU 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Tak Dapat Lawan di FIFA Matchday November, John Herdman Siapkan Agenda Khusus untuk Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 13:26 WIB

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

Saraswati Fellowship Perluas Ekosistem Kepemimpinan Perempuan Indonesia

News | Minggu, 08 November 2026 | 13:24 WIB

×