Tongkang Batu Bara Terdampar, Baunya Bikin Pusing Warga Tuban

Bangun Santoso

Rabu, 20 Februari 2019 | 07:51 WIB
Tongkang Batu Bara Terdampar, Baunya Bikin Pusing Warga Tuban
Kapal tongkang pengangkut batu bara terdampar di pesisir Tuban, Jawa Timur. (Beritajatim.com)

Suara.com - Sebuah kapal tongkang yang membawa muatan batu bara terdampar di pantai Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sudah lebih dari tiga minggu kapal tongkang itu terdampar akibat diterjang gelombang tinggi.

Hingga Selasa (19/2/2019), Kondisi tongkang yang bermuatan batu bara itu menimbulkan bau seperti gas yang sangat menyengat. Bau menyengat yang keluar bahkan sampai pemukiman hingga membuat pusing warga sekitar.

“Sudah lama kapal tongkang batu bara ini terdampar di sini. Tapi masih belum bisa dievakuasi,” terang Supriyanto, Ketua RT Dusun Glagah, Desa Temaji, seperti dilansir dari Beritajatim.com.

Dari informasi yang dihimpun bau menyengat dari batu bara yang diangkut kapal tongkang itu sudah setiap hari dirasakan warga. Sebab, lokasi kapal yang terdampar itu terbilang dekat dengan pemukiman.

“Kalau di Dusun Glagah ini bau batu bara yang sangat menyengat itu ya hampir setiap hari. Karena memang dekat,” ujar Supriyanto.

Sejumlah warga mengaku sangat terganggu dengan adanya bau menyengat yang berasal dari batu bara tersebut. Bahkan, sebagian warga ada yang sering mengalami pusing-pusing lantaran mencium bau menyengat itu.

“Memang baunya itu sangat menyengat. Warga banyak yang sering merasa pusing, ada yang batuk-batuk dan sesak nafas,” ungkap Muhlisin, salah satu tokoh pemuda Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Tuban.

Warga yang dekat dengan pantai itu berharap supaya kapal tongkang batu bara itu segera bisa dievakuasi. Sehingga tidak ada lagi bau menyegat yang meresahkan warga desa tersebut.

“Harapanya ini supaya segera dipindahkan dari kawasan pantai Desa Temaji ini, biar baunya tidak menganggu warga. Selain itu, supaya ada kompensasi bagi warga yang terdampak akibat bau itu,” ujar Muhlisin.

baca juga

Hanya saja belum diketahui secara pasti kapal tongkang yang terdampar di pantai itu milik perusahaan apa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Namanya Warung Barokah, Tapi Jualan Arak dan Miras

Namanya Warung Barokah, Tapi Jualan Arak dan Miras

News | Selasa, 29 Januari 2019 | 10:36 WIB

BOSS Targetkan Bisa Produksi Batu Bara 800.000 Metrik Ton di 2019

BOSS Targetkan Bisa Produksi Batu Bara 800.000 Metrik Ton di 2019

Bisnis | Jum'at, 25 Januari 2019 | 17:33 WIB

Ombak Besar, Kapal Tongkang Hantam Pelabuhan, Belasan Pekerja Terjebak

Ombak Besar, Kapal Tongkang Hantam Pelabuhan, Belasan Pekerja Terjebak

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 16:30 WIB

Dihamtam Ombak Tinggi, Kapal Tongkang Lepas Kendali, 16 Pekerja Terjebak

Dihamtam Ombak Tinggi, Kapal Tongkang Lepas Kendali, 16 Pekerja Terjebak

News | Rabu, 23 Januari 2019 | 09:46 WIB

Terjebak Api Kebakaran, Emak-emak Tewas, 2 Anaknya Terluka

Terjebak Api Kebakaran, Emak-emak Tewas, 2 Anaknya Terluka

News | Senin, 21 Januari 2019 | 07:57 WIB

Terkini

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

RAPBN 2027: Pemeritah-DPR Pangkas Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 261,5 Triliun, Turun Rp 11,44 T

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:33 WIB

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Suahasil Ungkap Anggaran Sekolah Gratis Diambil dari Dana Pendidikan Rp 824 Triliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:29 WIB

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Perusahaan Asing Mulai Garap Industri Bioetanol di RI

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:27 WIB

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Terciduk Jalan Bareng Cewek di Milan, San ATEEZ Akhirnya Buka Suara Bantah Rumor Kencan!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:25 WIB

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Dari Racun OOTD ke Checkout, Apakah Ini Cara Medsos Dorong Budaya Belanja?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:20 WIB

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Gegara Nikel dan Emas, MDKA Balik Untung USD102 Juta di Semester I 2026

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:18 WIB

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 12:16 WIB

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Inhealth Perluas Jaringan Layanan, Gandeng 8.000 Provider hingga Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:13 WIB

Penari Lengger Tanpa Sampur

Penari Lengger Tanpa Sampur

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 12:06 WIB

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Uang Tunai Makin Jarang Dipakai, Transaksi QRIS Tembus Rp1,12 Kuadriliun

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 12:03 WIB

×