Janda Tamatan SMP Tipu Calon Polwan hingga Ratusan Juta, Begini Modusnya

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Kamis, 21 Februari 2019 | 10:28 WIB
Janda Tamatan SMP Tipu Calon Polwan hingga Ratusan Juta, Begini Modusnya
NB, polwan gadungan tipu gadis remaja hingga ratusan juta rupiah. (Beritabali.com)

Suara.com - Perempuan tamatan SMP berinisial NB (25) akhirnya diringkus setelah meraup keuntungan ratusan juta rupiah terkait penipuan dengan berpura-pura sebagai anggota polisi wanita (polwan). Dengan menggunakan nama palsu, Helen Natalia Fransisca, polwan gadungan ini telah menipu seorang gadis remaja sekaligus pemilik indekos bernama I Ketut Widnyantara Udayana (19) yang ingin bekerja di institusi kepolisian.

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan menyampaikan, aksi penipuan yang dilakukan tersangka hanya bermodalkan foto-foto istri Bhayangkari yang diambil dari internet. Janda beranak satu ini lalu menyiapkan aksi tipu muslihatnya, dari mulai foto mengenakan pakaian Bhayangkari, membuat pas poto yang di dalamnya memuat foto suaminya, surat surat dokumen dan sebagainya.

"Tersangka sengaja mencari kos di tempat korban agar bisa melancarkan aksi penipuan,” kata Ruddi seperti diwartakan Beritabali.com--jaringan Suara.com, kemarin.

Kepada korban, tersangka mengaku untuk masuk polisi ada paket khusus seharga Rp 150 juta. Saking ingin anaknya menjadi polisi, akhirnya orang tua Widnyantara menyanggupi permintaan polwan abal-abal tersebut. Setidaknya, keluarga korban lalu mentransfer uang kepada NB sebanyak tiga kali. Agar dipercaya, tersangka membuat surat pernyataan. Mirisnya, tersangka kembali meminta sejumlah uang yang dikatakan sebagai biaya pendidikan di SPN Singaraja. Lagi-lagi, korban percaya dan menyerahkan uang sebanyak 3 kali, rentang bulan Januari 2018 hingga Februari 2018.

Pada awal Maret 2018, korban mendaftar untuk mengikuti tes masuk Bintara Polri Tahun anggaran 2018. Untuk meyakinkan korban, tersangka meminta korban untuk mengirim foto nomor pendaftaran. Namun nyatanya saat tes psikologi, korban dinyatakan tidak lulus. Tersangka berjanji akan mengurusnya dengan meminta bantuan para juri asalkan ada pembayaran uang.

Selain itu, tersangka juga mengatakan bisa mengganti nilai korban dengan nilai orang lain yang lebih besar, sampai korban dinyatakan lulus. Seakan tak berkutik dengan aksi penipuan itu, korban pun memberikan uang seperti yang diminta oleh tersangka. Sehingga total kerugian korban mencapai Rp 639.000.000.

“Korban terus menerima memberikan uang kepada tersangka agar bisa lolos jadi polisi. Tapi semuanya hanya tipuan belaka,” ujar Kapolres.

Merasa ditipu, korban kemudian melaporkannya ke Polsek Densel. Setelah mendalami laporan korban, polisi kemudian menangkap NB di rumahnya di Sidoarjo Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019) lalu.

Mantan Kapolres Badung ini mengatakan, tidaklah benar untuk masuk polisi membayar sejumlah uang. Menurutnya, masuk menjadi anggota Polisi tidak dipungut biaya apapun, alias gratis. “Jadi kalau ada yang minta uang agar bisa masuk jadi polisi, tidaklah benar. Itu sudah masuk ranah penipuan dan segera laporkan ke polisi,” tegas mantan Wadireskrimsus Polda Bali ini.


Sumber: Beritabali.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datangi IGD, Gadis Remaja Buat Heboh Rumah Sakit karena Minta Disuntik Mati

Datangi IGD, Gadis Remaja Buat Heboh Rumah Sakit karena Minta Disuntik Mati

News | Kamis, 31 Januari 2019 | 19:44 WIB

Modus Dipacari, Remaja di Karanganyar Setubuhi Korban Sebanyak 24 Kali

Modus Dipacari, Remaja di Karanganyar Setubuhi Korban Sebanyak 24 Kali

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 16:00 WIB

3 Gadis Asal Bandung Dijebak Akan Dijadikan PSK di Nabire Papua

3 Gadis Asal Bandung Dijebak Akan Dijadikan PSK di Nabire Papua

News | Minggu, 06 Januari 2019 | 09:01 WIB

Terkini

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:11 WIB

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB