Prabowo-Sandi Ditolak di Beberapa Daerah, BPN Anggap Ada Elit yang Takut

Ade Indra Kusuma | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 27 Februari 2019 | 23:13 WIB
Prabowo-Sandi Ditolak di Beberapa Daerah, BPN Anggap Ada Elit yang Takut
Prabowo-Sandi [Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Suara.com -
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga menganggap penolakan yang terjadi di beberapa daerah terhadap Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 adalah hal yang alamiah.

Kejadian penolakan tidak hanya terjadi pada kontestan Pemilu, tapi juga pada pejabat lainnya sejak dulu, terlebih pada masa kampanye.

BPN juga menjelaskan kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno tidak akan menanggapi kejadian penolakan secara berlebihan. Karena selain penolakan banyak juga penyambutan di masyarakat. Hal ini dianggap sebagai fenomena politik elektoral di Indonesia.

"Kita tidak akan tanggapi berlebihan. Warga kita beda-beda cara pikirnya, cara pandangnya, ini lah pemilu, perayaan terhadap perbedaan pandangan dan pilihan, ujar Juru Bicara BPN, Faldo Maldini saat dihubungi Suara.com, Rabu (27/02/2019).

Faldo Maldini juga mengatakan tidak peduli jika memang kejadian penolakan di berbagai daerah adalah kegiatan yang dimobilisasi oleh pihak tertentu. Pihak tersebut dianggap takut dengan akan terjadinya pembaruan dan perubahan di Indonesia.

"Anggap saja ada sebagian elit yang takut dengan datangnya kebaruan dan perubahan. Mereka sedang bersenang-senang dan takut diganggu," kata Politisi PAN itu.

Terkait penolakan di beberapa daerah terhadap Prabowo-sandi, Kepolisian mengaku belum menerima laporan apapun. Segala penindakan atas adanya indikasi tersebut harus berdasarkan laporan dan dipelajari Kepolisian.

"Belum ada laporannya. Kalau ada kami harus pelajari. Kalo belum saya belum berani," terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui telepon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ricuh Saat Kampanye Prabowo di Yogya, Mobil Roy Suryo Kena Lemparan Batu

Ricuh Saat Kampanye Prabowo di Yogya, Mobil Roy Suryo Kena Lemparan Batu

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 22:24 WIB

Kenapa Prabowo Mau Jemput Habib Rizieq Kalau Menang Pilpres?

Kenapa Prabowo Mau Jemput Habib Rizieq Kalau Menang Pilpres?

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 22:22 WIB

Prabowo Klaim Dapat Dukungan PPP Hasil Muktamar, Bukan yang Akal-akalan

Prabowo Klaim Dapat Dukungan PPP Hasil Muktamar, Bukan yang Akal-akalan

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 20:36 WIB

Terkini

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB