Tak Hiraukan Hasil Survei, BPN: Kalau Jokowi Sudah Unggul Tidak Perlu Panik

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 28 Februari 2019 | 20:58 WIB
Tak Hiraukan Hasil Survei, BPN: Kalau Jokowi Sudah Unggul Tidak Perlu Panik
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri), Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kanan) dan Ketua KPU Arief Budiman (tengah) menyanyikan Indonesia Raya saat sebelum memulai debat capres 2019 putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno tidak mempermasalahkan hasil survei terbaru Cyrus Network yang menunjukan pasangan Jokowi - Maruf lebih unggul. Dalam survei Cyrus Network, Jokowi - Ma'ruf mendapatkan suara 57,5 persen dan Prabowo - Sandiaga 375 persen.

Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan, berdasarkan hasil survei internalnya, selisi antara Jokowi - Ma'ruf dengan Prabowo - Sandiaga hanya 3 persen.

"Survei internal kami dengan metode yang sama sudah beda 3 persen. Mudah-mudahan dipertengahan Maret kami sudah ungguli Jokowi - Maruf," ujar Andre Rosiade di Hotel Akmani, Gondangdia, Jakarta Pusat Kamis (28/02/2019).

Andre kemudian menyamakan hasil yang dirilis sejumlah lembaga survei di Pemilu 2019 dengan survei Pilkada Jakarta 20117 lalu. Ia mengaku tidak heran jika survei yang dilakukan saat ini mayoritas memenangkan calon petahana.

"Seperti survei lain, Jokowi selalu unggul. Modus operandinya sama. Seperti Pilkada Jakarta, membuat narasi di masyarakat kalau Jokowi sudah menang," kata Andre.

Hasil survei Cyrus Network Jokowi ungguli Prabowo 20 persen. (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Hasil survei Cyrus Network Jokowi ungguli Prabowo 20 persen. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Menurut Andre, jika Jokowi - Maruf sudah menang, seharusnya kubu Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak perlu panik. Namun kenyataannya TKN dianggap menunjukan kepanikan karena kerap melakukan Politik kotor. Contohnya kata dia, seperti penolakan Prabowo - Sandiaga diberbagai daerah dan deklarasi beberapa pimpinan daerah.

"Kalau orang unggul engak perlu grasak grusuk. Tidak perlu ada pemberi pesan yang keliling-keliling untuk nyuruh milih Jokowi. Bahkan sampai berbagai kepala daerah deklarasi sampai kepala desa," tutur Andre.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Cyrus Network: Jokowi Ungguli Prabowo 20 Persen

Survei Cyrus Network: Jokowi Ungguli Prabowo 20 Persen

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 20:42 WIB

Boros, Prabowo Akui Sempat Tak Setuju Indonesia Gelar Asian Games 2018

Boros, Prabowo Akui Sempat Tak Setuju Indonesia Gelar Asian Games 2018

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:06 WIB

Anggap Pimpinan Daerah Tak Netral, BPN Usul Kotak Suara Titip ke TNI

Anggap Pimpinan Daerah Tak Netral, BPN Usul Kotak Suara Titip ke TNI

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 17:34 WIB

Polisi Lepaskan Tembakan ke Arah Kericuhan Dekat Lokasi Kampanye Prabowo

Polisi Lepaskan Tembakan ke Arah Kericuhan Dekat Lokasi Kampanye Prabowo

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 16:02 WIB

Terkini

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

Bukan di Bawah Menteri, Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Baru Untuk Kelola Satu Data Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 16:00 WIB

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

Petisi Tembus 1 Juta Tanda Tangan, Warga Eropa Desak Uni Eropa Putus Hubungan dengan Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:57 WIB

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

Kasus ISPA Sempat Naik, Pancoran Perkuat Edukasi Kesehatan Lewat 125 Kader

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:45 WIB

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:37 WIB

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:31 WIB

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:21 WIB

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:14 WIB

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:12 WIB

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS

News | Rabu, 15 April 2026 | 15:11 WIB