Kader NasDem Babak Belur Dikeroyok, Caleg Partai Berkarya Minta Maaf

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 01 Maret 2019 | 11:26 WIB
Kader NasDem Babak Belur Dikeroyok, Caleg Partai Berkarya Minta Maaf
Caleg Berkarya minta maaf setelah keroyok kader partai Nasdem. (Bantennews.co.id)

Suara.com - Calon anggota legislatif (Caleg) Partai Berkarya, Husin Iskandar sempat mengeroyok seorang kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) bernama Sunardi. Namun, kasus pengeroyokan itu tak sampai dibawa ke ranah hukum, setelah Husin melayangkan permintaan maaf secara terbuka pada Kamis (28/2/2019) kemarin.

“Saya memohon maaf kepada rekan-rekan dan kader Nasdem atas apa yang telah saya lakukan. Saya benar-benar tak ada niat untuk melakukan tindakan tersebut,” ujarnya seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com.

Husin mengaku dirinya melakukan tindakan pengeroyokan atas dasar spontanitas karena mendengar kabar anaknya terkena pukul.

“Itu tindakan spontanitas saya saja, karena mendapat kabar tersebut. Tapi ternyata anak saya hanya ditarik, dan ada rasa seperti terpukul, padahal tidak," kata dia.

Husin mengklaim aksi pengeroyokan itu dilakukan atas dorongan pribadi dan bukan atas nama partai. “Ketujuh orang yang datang bersama saya merupakan keluarga, bukan kader Berkarya. Posisinya saat itu saya sedang kumpul bersama keluarga. Dan tidak semuanya melakukan pemukulan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sunardi selaku korban pengeroyokan mengaku menerima permintaan maaf dari Husin.

“Pak Husin sudah meminta maaf kepada saya, dan saya menerimanya dengan ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak manapun,” ujarnya.

Dia mengaku memilih jalur damai lantaran melihat Husin memilik ada itikad baik untuk datang secara langsung kepadanya untuk meminta maaf.

“Saya maafkan sepenuhnya Pak Husin dengan keluarga, karena Pak Husin sudah memiliki itikad baik untuk berdamai. Datang secara langsung ke rumah saya,” ungkapnya.

baca juga

Wakil Ketua Partai Nasdem Kota Serang, Rian mengatakan islah tersebut dilakukan setelah adanya mediasi antara Husin dengan Partai Nasdem. Ia pun menegaskan bahwa permasalahan tersebut murni permasalahan antara individu Caleg dengan Partai Nasdem.

“Kami baik-baik saja antara partai Nasdem dengan partai Berkarya. Memang tidak ada komunikasi antara lembaga, namun pak Husin saat ini mewakili Berkarya, jadi tidak ada masalah. Tidak ada gesekan apapun secara lembaga,” ujarnya.

Rian mengaku saat ini pihaknya akan mencabut laporan yang telah dilayangkan kepada pihak berwajib.

“Setelah konferensi pers ini, kami akan cabut laporan kami ke kepolisian,” tuturnya.

Untuk menghindari adanya tindakan serupa dikemudian hari, Rian mengaku pihaknya telah berkomitmen apabila terjadi tindakan serupa, tidak akan menerima jalur damai kembali.

“Ketika ini terulang kembali, tidak akan ada mediasi lagi. Mediasi cukup sekali ini saja,”ucapnya.

Sumber: Bantennews.co.id

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajudan Kapolres Jayawijaya Dikeroyok di RSUD, 3 Pelakunya Sudah Dibekuk

Ajudan Kapolres Jayawijaya Dikeroyok di RSUD, 3 Pelakunya Sudah Dibekuk

News | Rabu, 20 Februari 2019 | 15:29 WIB

Petinggi PBB Diduga Turut Kena Pukul Loyalis Yusril Ihza Mahendra

Petinggi PBB Diduga Turut Kena Pukul Loyalis Yusril Ihza Mahendra

News | Senin, 21 Januari 2019 | 21:45 WIB

Selain Dikeroyok Loyalis Yusril, Kader PBB Klaim Sering Dapat Teror

Selain Dikeroyok Loyalis Yusril, Kader PBB Klaim Sering Dapat Teror

News | Senin, 21 Januari 2019 | 17:30 WIB

Dikeroyok Saat Hendak Salat, Kader PBB Curigai Pelakunya Suruhan Yusril

Dikeroyok Saat Hendak Salat, Kader PBB Curigai Pelakunya Suruhan Yusril

News | Senin, 21 Januari 2019 | 14:09 WIB

Bacok Pemuda Sedang Nongkrong, Lelaki Diduga Gangguan Jiwa Tewas Dikeroyok

Bacok Pemuda Sedang Nongkrong, Lelaki Diduga Gangguan Jiwa Tewas Dikeroyok

News | Sabtu, 19 Januari 2019 | 19:37 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×