Pemimpin Oposisi Serukan Gelombang Protes di Venezuela

Bangun Santoso

Senin, 04 Maret 2019 | 07:49 WIB
Pemimpin Oposisi Serukan Gelombang Protes di Venezuela
Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido. (AFP)

Suara.com - Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido mengatakan ia akan kembali ke negaranya setelah kunjungan ke Ekuador.Ia juga menyeru masyarakat untuk kembali melancarkan gelombang protes menentang Presiden Nicolas Maduro yang mencekalnya pergi ke luar negeri.

Guaido telah menghabiskan waktu selama beberapa hari belakangan untuk melakukan lawatan ke beberapa negara Amerika Latin dalam rangka mencari dukungan bagi kampanyenya untuk membentuk pemerintahan peralihan dan menggulingkan Maduro, yang ia kecam sebagai perebut kekuasaan secara tidak sah.

Ia telah mengunjungi Brazil, Argentina dan Paraguay setelah meninggalkan Venezuela pekan lalu ke Kolombia untuk mengoordinasikan usaha-usaha di sana guna mengirim bantuan kemanusiaan ke negaranya, walaupun tentara yang setia kepada Maduro menghalangi konvoi truk-truk bantuan dan melarangnya untuk masuk.

"Untuk melakukan langkah-langkah berikut bagi rakyat Venezuela, saya umumkan akan pulang dari Ekuador," kata Guaido dalam jumpa pers di kota pesisir Salinas, bersama dengan Presiden Ekuador Lenin Moreno.

Guaido tidak mengatakan kapan tepatnya atau bagaimana ia akan kembali ke Venezuela. Ia diperkirakan meninggalkan Ekuador pada pukul 09.30 waktu setempat pada Ahad, menurut jadwal yang dimiliki pemerintah Ekuador menyangkut lawatannya.

Kepulangannya membuka kemungkinan pihak Venezuela akan berusaha menangkapnya. Mahkamah Agung telah memberlakukan larangan bepergian atas dia setelah ia memohon konstitusi negara itu pada 23 Januari memulihkan kepresidenan sementara, yang diakui sah oleh sebagian besar negara Barat.

Guaido mengatakan rakyat Venezuela hendaknya turun lagi ke jalan-jalan pada Senin dan Selasa, walaupun Venezuela, seperti negara-negara Amerika Latin, sedang merayakan hari libur Karnaval.

Pemimpin oposisi itu juga menyerukan pendukung internasionalnya memberlakukan langkah-langkah lebih keras untuk menekan Maduro. Setelah setelah konvoi bantuan mengalami kegagalan, ia juga mengusulkan agar "semua opsi tetap dibuka." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Tuding AS Bersiap Campur Tangan Militer di Venezuela

Rusia Tuding AS Bersiap Campur Tangan Militer di Venezuela

News | Rabu, 27 Februari 2019 | 16:36 WIB

Rusia Tuding AS Berencana Persenjatai Oposisi di Venezuela

Rusia Tuding AS Berencana Persenjatai Oposisi di Venezuela

News | Sabtu, 23 Februari 2019 | 11:00 WIB

Kesulitan Dilanda Krisis, Suku Asli Venezuela 'Ngemis' Bantuan Asing

Kesulitan Dilanda Krisis, Suku Asli Venezuela 'Ngemis' Bantuan Asing

News | Minggu, 10 Februari 2019 | 16:06 WIB

Dilanda Krisis, 5.000 Orang Tinggalkan Venezuela Setiap Hari

Dilanda Krisis, 5.000 Orang Tinggalkan Venezuela Setiap Hari

News | Jum'at, 01 Februari 2019 | 08:20 WIB

Venezuela Bekukan Aset Pribadi 'Presiden Sementara' yang Didukung AS

Venezuela Bekukan Aset Pribadi 'Presiden Sementara' yang Didukung AS

News | Rabu, 30 Januari 2019 | 11:42 WIB

Terkini

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:45 WIB

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:32 WIB

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:22 WIB

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:06 WIB

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:52 WIB

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:38 WIB

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:27 WIB

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

Prabowo di Depan Ribuan Petugas MBG: Terima Kasih Atas Kesetiaan Kalian

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:15 WIB

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

Dadan Hindayana Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Bisa 20 Tahun Penjara

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:07 WIB