Sehari Sebelum Ditangkap Narkoba, Andi Arief Sewot Pidato AHY Dikritik

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 04 Maret 2019 | 17:18 WIB
Sehari Sebelum Ditangkap Narkoba, Andi Arief Sewot Pidato AHY Dikritik
Cuitan Andi Arief yang kesal pidato AHY dikritik (Twitter)

Suara.com - Sehari sebelum ditangkap, Andi Arief sewot karena pidato AHY dikritik. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief meradang saat mengetahui pidato politik Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menuai kritikan.

Hal itu diungkapkan oleh Andi sehari sebelum ia ditangkap oleh pihak kepolisian atas kepemilikan narkoba di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (3/3/2019).

Melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief__, Andi mengomentari politikus Partai Golkar Mukhamad Misbakhun yang mengkritisi pidato politik AHY, Sabtu (2/3/2019). Andi menilai Misbakhun tidak menyaksikan pidato secara lengkap namun sudah mengkritisi.

“Baru di jaman edan ini ada pengurus partai mau ikut ngatur partai lain. Misbakhun, ini pidato politik partai demokrat yang harusnya disampaikan ketum, karena berhalangan diganti AHY. Ente nonton pidatonya nggak?” kicau Andi Arief seperti dikutip Suara.com.

Kekesalan Andi Arief itu diungkapkan tepat sehari sebelum penangkapan dilakukan, yakni pada 2 Maret 2019 pukul 10.29 WIB. Keesokannya, pada Minggu (3/3/2019) Andi Arief langsung diciduk polisi dengan barang bukti narkoba beserta alat isapnya.

Untuk diketahui, Misbakhun dalam keterangan tertulis seperti yang dikutip dari Antara menyebut pidato yang disampaikan oleh AHY terkesan menggurui. Menurutnya rekomendasi yang disampaikan oleh AHY terlalu premature, mengingat kontestasi pemilihan presiden saat ini sedang berlangsung.

Terlebih, Misbakhun juga menilai AHY masih miskin pengalaman dan tidak pantas memberikan rekomendari terkait kebijakan politik. Partai Demokrat pun dinilai tidak mampu memberikan solusi atas sederetan masalah yang ada, namun hanya berkutat dalam membicarakan masalah yang ada.

“Apa yang disampaikan AHY terkesan menggurui, karena AHY masih minim pengalaman di bidang politik dan pemerintahannya," kata Misbakhun.

"Di saat paslon capres dan cawapres sudah bicara biodiesel dan B20, bicara unicorn dan Palapa Ring sebagai infrastrukturnya, Partai Demokrat masih berkutat membicarakan masalah, bukan solusi. Masih sangat umum, global dan jauh dari detil teknis penyelesaian masalahnya,” imbuh Misbakhun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sepak Terjang Andi Arief: dari Aktivis 98, Staf Presiden, Ditangkap Narkoba

Sepak Terjang Andi Arief: dari Aktivis 98, Staf Presiden, Ditangkap Narkoba

News | Senin, 04 Maret 2019 | 15:51 WIB

Andi Arief: Negara Bertanding Melawan Prabowo - Sandiaga

Andi Arief: Negara Bertanding Melawan Prabowo - Sandiaga

News | Senin, 25 Februari 2019 | 18:45 WIB

Rocky Gerung: Pers Berusaha Mempolisikan Andi Arief

Rocky Gerung: Pers Berusaha Mempolisikan Andi Arief

News | Jum'at, 04 Januari 2019 | 23:48 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB