Peringatan Dini BMKG : Siaga Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 06 Maret 2019 | 11:58 WIB
Peringatan Dini BMKG : Siaga Potensi Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
Ilustrasi gelombang laut. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meluncurkan peringatan dini gelombang tinggi mulai hari ini Rabu (6/3/2019) hingga Kamis (7/3/2019).

BMKG mencatat adanya pola tekanan rendah 1007 hPa yang terjadi di Samudera Hindia barat daya Banten dan daerah konvergensi di Samudera Hindia selatan Bali hingga Sumbawa, serta NTT.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Mentawai, perairan Bengkulu – P. Enggano, perairan Kep. Kangean, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, perairan utara Kep. Sangihe – Kep. Talaud, dan perairan Kep. Sermata.

Kondisi ini beresiko menimbulkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut.

Sementara itu, potensi gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 - 2,50 meter (sedang) tercatat berpeluang terjadi di wilayah perairan utara Sabang, perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan barat Aceh hingga Kep. Mentawai.

Perairan Bengkulu hingga barat Lampung, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa hingga Sumba, Samudera Hindia selatan Banten hingga Jawa Tengah, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan.

Laut Jawa bagian timur, Laut Sumbawa, Laut Flores, perairan Selayar – Sabalana, perairan Kep. Wakatobi, Laut Sulawesi, perairan Bitung – Manado, perairan utara Sulawesi, perairan utara Kep. Banggai – Sula, Laut Maluku.

Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, Laut Banda, perairan Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai – Aru, perairan utara Papua Barat hingga Papua, Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Terlihat juga beberapa wilayah berpotensi terkena gelombang tinggi 2,50 – 4,0 meter (tinggi) seperti di wilayah perairan Enggano, Samudera Hindia selatan Jawa Timur, dan Selat Makassar bagian selatan.

BMKG mengimbau para nelayan harus memperhatikan keselamatan, perahu nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, kapal ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Serta kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.

BMKG mengimbau kepada masyarakat yang berdomisili atau sedang berada dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi serta wilayah pelayaran padat untuk selalu siaga dan berhati-hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Diprediksi Guyur Jakarta dan Sekitarnya Siang Ini

Hujan Diprediksi Guyur Jakarta dan Sekitarnya Siang Ini

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 07:27 WIB

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek dari Siang Hingga Malam

Hujan Diprediksi Guyur Jabodetabek dari Siang Hingga Malam

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 09:30 WIB

Lima Titik Panas Terdeteksi BMKG di Aceh

Lima Titik Panas Terdeteksi BMKG di Aceh

News | Senin, 04 Maret 2019 | 14:10 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB