Sandiaga: Penghapusan Pajak Buku untuk Perbaiki Ekosistem Penerbitan

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 08 Maret 2019 | 11:58 WIB
Sandiaga: Penghapusan Pajak Buku untuk Perbaiki Ekosistem Penerbitan
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wacana penghapusan pajak buku yang digagas oleh Capres - Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno banyak mengundang pertanyaan lantaran tujuannya yang ingin menaikkan tingkat minat baca masyarakat. Sandiaga mengatakan penghapusan pajak buku itu bertujuan memperbaiki ekosistem dari penerbitan sebuah buku di Indonesia.

Sandiaga mengatakan bahwa keluhan mahalnya pajak yang dibebankan kepada penulis juga menjadi salah satu alasan mengapa Prabowo - Sandiaga konsen terhadap penghapusan pajak buku. Menurutnya, pajak tinggi yang diberikan kepada percetakan, penerbit hingga penulis juga berimbas kepada minat baca masyarakat.

"Banyak keluhan dari penulis juga bagaimana mau meningkatkan nilai baca kalau pajaknya sangat membebani seluruh ekosistem," kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Jika minat baca masyarakat masih kurang, Sandiaga melihat harus ada yang diperbaiki dari ekosistem penerbitan sebuah buku. Apabila minat baca masyarakat sudah meningkat, barulah kemudian nantinya pajak buku akan kembali disesuaikan tanpa membebani pihak-pihak yang berkaitan dengan penerbitan buku.

"Jadi ekosistem ini kita sehatkan dulu sehingga kemampuan dan minat baca masyarakat meningkat," ujarnya.

"Secara literasi rangking Indonesia itu sangat rendah, kita harus tingkatkan dulu, dan jumlahnya nggak terlalu banyak," sambungnya.

Dalam program Prabowo - Sandiaga juga tercantum reformasi perpajakan di mana di dalamnya tertuang komitmen Prabowo - Sansiaga untuk melakukan reformasi perpajakan sebagai upaya memberikan stimulus perekonomian.

Jika memenangan Pilpres 2019, Prabowo - Sandiaga akan memberikan intensif bagi industri buku dengan menghapus PPN untuk semua jenis buku dan menjadikan pajak royalti buku bersifat final," pungkasnya.

Sebelumnya, Sandiaga Uno sempat berkomentar dan menilai bahwa pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku, sehingga akan ditinjau ulang bahkan dihapuskan jika dia kelak menjabat Wakil Presiden. Itu diucapkan Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:54 WIB

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Paling Banyak Diberitakan Media

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Paling Banyak Diberitakan Media

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 22:51 WIB

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

Timses Prabowo Bantah Emak-emak yang Fitnah Jokowi adalah Relawannya

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 21:31 WIB

Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan

Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2019 | 21:39 WIB

Menang Terus di Survei, Jokowi Belum Tentu Kalahkan Prabowo karena Ini

Menang Terus di Survei, Jokowi Belum Tentu Kalahkan Prabowo karena Ini

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:12 WIB

Terkini

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

Gerindra Mulai Konsolidasi, Gelar Pertemuan Elite Parpol Sikapi Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

CREA: Kematian akibat Polusi Udara Melonjak 42 Persen, Asap Karhutla Makin Mematikan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

EHEF 2026 Resmi Digelar di UGM, Hadirkan 90 Kampus Eropa dan 1.000 Beasiswa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

Media Arab Sorot MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Kelayakan Wapres Dipertanyakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:54 WIB

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

Percepat Pemerataan di Papua, PLN Listriki 128 Desa pada 2026 & Targetkan 199 Desa pada 2027

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:53 WIB

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Jarang Komentari Politik, SBY Sindir Pedas: Kok Begini Liar Politik Kita?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:50 WIB

×