Ma'ruf Nilai Pelanggaran HAM Masa Lalu Lebih Baik Dituntaskan Lewat Islah

Pebriansyah Ariefana, Muhammad Yasir

Jum'at, 08 Maret 2019 | 13:25 WIB
Ma'ruf Nilai Pelanggaran HAM Masa Lalu Lebih Baik Dituntaskan Lewat Islah
Calon Wakil Presisen nomor urut 02 Ma'ruf Amin. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Maruf Amin janji menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu dengan jalur islah. Menurut Maruf Amin, islah dalam menyelesaikan pelanggaran HAM masa lalu adalah jalan terbaik menurut Islam.

Maruf Amin mengatakan pengungkapan kasus pelanggaran HAM masa lalu tidak mudah. Dia mencontohkan kasus pelanggaran HAM di tahun 1965 saja belum terungkap secara hukum. Sebab banyak bukti-bukti hukum yang tidak ada.

"Tentang pelanggaran HAM berat masa lalu, kita berkomitmen untuk menyelesaikan. Tapi tidak mudah. Buktinya dari tahun 1965 sampai saat ini tidak mudah menyelesaikan itu. Bukti bukti tidak ada," tutur Maruf Amin di Rumah Situbondo, Jakarta Pusat, Jumat (8/3/2019).

Maruf Amin berpendapat ada pendekatan lain untuk menuntaskan kasus HAM berat masa lalu itu. Menurutnya, selain pendekatan Yudisial yakni melalui proses pengadilan, juga ada pendekatan non Yudisial yakni melalui Islah.

"Bagi agama Islam islah menjadi salah satu solusi dan dianggap sesuatu yang baik. Ada ayat yang mengatakan, 'tidak ada kebaikan dari pembicaraan manusia kecuali tiga hal. Satu menyuruh orang bersedekah, menyuruh orang berbuat baik, dan mengislahkan. Bagaimana mengislahkan? Harus ada kemauan semua pihak," tutupnya.

Di rumahnya, Maruf Amin bertemu dengabn Aco, alumni Trisakti. Aco mengatakan era reformasi yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan buah hasil dari perjuangan empat mahasiswa Trisakti.

"Semoga temen-temen kita ini, dulu kita anggap pahlawan reformasi, mudah-mudahan bisa jadi pahlawan nasional," tutur Aco kepada Maruf Amin.

Aco mengklaim apa yang disampaikannya kepada Maruf Amin merupakan pesan dari teman-teman Trisakti. Aco berharap, jika Maruf Amin nantinya terpilih sebagai calon wakil presiden di Pilpres 2019 bisa mewujudkan apa yang diharapkan oleh teman-teman Trisakti tersebut.

"Mengingatkan kembali abah mudah-mudahan bisa menjadi pahlawan nasional," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Artis Lawas Deklarasi Milenial Anti Hoaks di Rumah Ma'ruf Amin

Artis Lawas Deklarasi Milenial Anti Hoaks di Rumah Ma'ruf Amin

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 12:56 WIB

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

SPIN: Elektabilitas Jokowi - Maruf 49 Persen, Prabowo - Sandi 41 Persen

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:54 WIB

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Paling Banyak Diberitakan Media

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Paling Banyak Diberitakan Media

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 22:51 WIB

Terkini

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

×