Aisyah, Kisah Tragis Balita yang Disiksa dan Dimutilasi Pasutri Pengasuhnya

Reza Gunadha

Sabtu, 09 Maret 2019 | 14:38 WIB
Aisyah, Kisah Tragis Balita yang Disiksa dan Dimutilasi Pasutri Pengasuhnya
Nur Aisyah Aleya Abdullah ditemui mati dipercayai dibunuh di kawasan hutan di Gunung Raya, Langkawi. [Facebook]

Suara.com - Nur Aisyah Aleya binti Abdullah, balita berusia 3 tahun warga Indonesia, diduga dibunuh oleh pasangan suami istri berkewarganegaraan Malaysia yang mengasuhnya.

Tragis, bayi malang itu ditemukan hanya tinggal tengkorak dan tubuhnya tak lagi utuh diduga dimutilasi, Rabu (5/3) pekan ini. Tengkoraknya, ditemukan di jurang Gunung  Raya, Lengkawi, Malaysia.

Sebelum ditemukan tewas, Nur Aisyah sempat dilaporkan hilang oleh sang ibu—Rosmaliah Samo—ke polisi sejak dua pekan lalu.

Setelah tengkorak kepala Nur Aisyah dan potongan tubuh lainnya ditemukan di jurang, polisi menangkap dan menetapkan suami istri berkebangsaan Malaysia sebagai tersangka.

Pasutri itu adalah Ramlan Abdul Rashid (37) dan Wan Roslin Wan Jusoh (40). Keduanya ditangkap pada hari Kamis (7/3) ketika melarikan diri ke luar kota.

“Saya dan Ramlan adalah kawan. Sejak November 2018 saya dan anak tinggal di rumah mereka karena diajak Ramlan. Tapi pertengahan Februari saya keluar dari rumah karena bekerja di kedai makan, sedangkan Aisyah tetap di sana,” kata Rosmaliah seperti diwartakan Berita Harian, Jumat (8/3/2019).

Karena Rindu terhadap Aisyah, Rosmaliah sempat pulang ke rumah Ramlan. Namun, Aisyah tak berada di sana.

Berdasarkan pengakuan Ramlan dan Roslin, bayinya diserahkan kepada orang lain untuk diasuh karena mereka sibuk bekerja.

Karena curiga, Rosmaliah melapor kehilangan Aisyah kepada aparat kepolisian pada hari Minggu (3/3) akhir pekan lalu.

baca juga

Ketika polisi mendatangi rumah, Ramlan dan Roslin beserta anak kandung mereka tak lagi ada. Polisi lantas melanjutkan pencarian sampai menemukan tengkorak kepala Nur Aisyah di jurang kawasan Gunung Raya.

Selang sehari, Kamis (7/3), polisi berhasil menangkap Ramlan dan Roslin. Kepada polisi, Ramlan mengklaim Nur Aisyah meninggal karena kaget alias sawan.

Ramlan juga mengklaim sempat membawa Nur Aisyah ke rumah sakit tapi keburu meninggal. Karena takut, ia memasukkan jasad Nur Aisyah ke dalam tas dan membuangnya ke jurang.

Namun, Rosmaliah membantah buah hatinya memunyai penyakit sawan. Ia menegaskan, Ramlan adalah sosok lelaki yang mudah naik pitam dan pernah menyaksikannya melakukan kekerasan terhadap Nur Aisyah.

“Selama saya tinggal di sana, pernah melihat Ramlan menampar Nur Aisyah beberapa kali. Itu terjadi di depan saya. Ramlan juga pernah memukul saya,” tuturnya.

Tak hanya itu, Rosmaliah memberi kesaksian Nur Aisyah pernah disundut rokok oleh Ramlan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nur Aisyah Dimutilasi Pasutri Pengasuh, Sempat Ditampar dan Disundut Rokok

Nur Aisyah Dimutilasi Pasutri Pengasuh, Sempat Ditampar dan Disundut Rokok

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 17:10 WIB

Bayi Nur Aisyah Dimutilasi Pasutri Pengasuh, Tengkorak Dibuang ke Jurang

Bayi Nur Aisyah Dimutilasi Pasutri Pengasuh, Tengkorak Dibuang ke Jurang

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:36 WIB

Nur Aisyah, Balita Indonesia Dibunuh dan Dimutilasi Suami Istri Malaysia

Nur Aisyah, Balita Indonesia Dibunuh dan Dimutilasi Suami Istri Malaysia

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 13:36 WIB

Tak Bisa Kerjakan PR Matematika, Bocah 6 Tahun Digebuki Kakaknya

Tak Bisa Kerjakan PR Matematika, Bocah 6 Tahun Digebuki Kakaknya

News | Jum'at, 08 Maret 2019 | 09:42 WIB

Ibu Syok Pergoki Cupang di Leher Putri, Fakta Mengerikan Terkuak

Ibu Syok Pergoki Cupang di Leher Putri, Fakta Mengerikan Terkuak

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

×