Cerita Kampanye Kondom Jokowi - Maruf Amin dan Tuduhan ke Prabowo

Pebriansyah Ariefana

Senin, 11 Maret 2019 | 06:15 WIB
Cerita Kampanye Kondom Jokowi - Maruf Amin dan Tuduhan ke Prabowo
[Beritajatim.com/Facebook]

Suara.com - Kampanye kondom Jokowi - Maruf Amin bikin heboh. Awalnya, sejumlah pengguna aplikasi obrolan WhatsApp dan warganet di media-media sosial diperlihatkan foto yang memperlihatkan kondom berbungkus gambar Jokowi - Maruf Amin.

Bravo-5 Jawa Timur, salah satu tim relawan Jokowi – Maruf Amin, mengakui mendapatkan foto kondom tersebu. Foto itu sengaja disebar untuk menanam fitnah atau kampanye hitam yang diarahkan kepada pasangan Jokowi – Maruf Amin.

Ketua Bravo-5 Jawa Timur Ubaidillah Amin alias Gus Ubaid, Sabtu (9/3/2019) kemarin mengatakan pihaknya mengutuk cara-cara berpolitik yang tidak sehat. Pasalnya, perilaku semacam itu dapat merusak tatanan demokrasi yang sudah dibangun.

“Kami mengutuk keras kampanye hitam terhadap Jokowi - Maruf Amin dan kami meminta pihak berwenang segera mengusutnya,” kata Gus Ubaid seperti diwartakan.

Menurut dia, pendukung Jokowi tidak mungkin membuat alat kontrasepsi tersebut dan dibagi-bagikan kepada masyarakat, apalagi dibungkus dengan simbol 01. Ini karena relawan Jokowi – Maruf Amin selalu berkampanye sehat dan menyampaikan hal yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

Sementara itu, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin, Ace Hasan Syadzily geram setelah mengetahui beredarnya gambar kampanye kondom Jokowi - Maruf Amin. Ia menuding penyebaran gambar kondom itu adalah kerjaan lawan politik, yakni pasangan bernomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

"Sudah keterlaluan cara-cara kampanye hitam yang dilakukan untuk mendeskreditkan pasangan kami. Mereka sudah tidak memiliki cara untuk mengalahkan kami kecuali dengan cara-cara seperti itu," kata Ace kepada Suara.com.

Ace menilai kampanye hitam dengan menggunakan kondom masih berkaitan dengan isi kampanye ibu-ibu di Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu, yang mengatakan Jokowi - Ma'ruf akan melarang azan dikumandangkan di Indonesia.

"Kampanye hitam dengan menggunakan kondom disandingkan dengan foto pasangan kami paralel dengan fitnah yang mengatakan bahwa jika kami menang maka akan pro-LGBT, seks bebas, dan lain-lain, yang dilakukan ibu-ibu di Karawang beberapa saat lalu," ujarnya.

baca juga

Karena itu, Ace menegaskan bahwa TKN Jokowi - Maruf akan menelusuri siapa orang yang tega melakukan kampanye hitam tersebut untuk menjatuhkan nama Jokowi-Maruf Amin. Dirinya juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut pelaku kampanye hitam tersebut.

"Kami akan menelusuri siapa pihak-pihak yang melakukan itu. Kami akan pastikan mengambil langkah-langkah hukum apabila pelakunya teridentifikasi. Kami minta kepolisian untuk mengusut siapa pelaku kampanye hitam tersebut," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Jokowi : Berita Hoaks Bikin Elektabilitas Turun di Beberapa Daerah

Curhat Jokowi : Berita Hoaks Bikin Elektabilitas Turun di Beberapa Daerah

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 23:06 WIB

Jokowi saat Kampanye : Anda Tahu Kan Unicorn, yang Online-online Itu!

Jokowi saat Kampanye : Anda Tahu Kan Unicorn, yang Online-online Itu!

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 21:15 WIB

Pengamat : Pola Pikir terhadap Petahana Jangan Hitam dan Putih!

Pengamat : Pola Pikir terhadap Petahana Jangan Hitam dan Putih!

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 08:01 WIB

Alasan Prabowo Maju Jadi Capres: Ingin Ubah Kondisi Rakyat Indonesia

Alasan Prabowo Maju Jadi Capres: Ingin Ubah Kondisi Rakyat Indonesia

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 05:11 WIB

Beredar Foto Kondom Bergambar Jokowi - Ma'ruf, TKN: Sudah Keterlaluan!

Beredar Foto Kondom Bergambar Jokowi - Ma'ruf, TKN: Sudah Keterlaluan!

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 06:35 WIB

Terkini

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:39 WIB

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

KAI Siapkan Stasiun Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta

Video | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Sinopsis Insidious: Out of the Further, Kisah Baru Elise dengan Teror Seram

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

Dusun Sade Terbakar Jelang MotoGP Mandalika, NTB Siapkan 4 Desa Adat Pengganti Wisatawan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

Prabowo Perintahkan Tanpa Pandang Bulu, Raja Juli Antoni: Pembakar Hutan Kami Tindak

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:16 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Negara Tetangga Tak Saling Menyalahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:09 WIB

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Menelusuri Jejak Kerajaan Nusantara Bersama Komunitas Mercedes Jip Indonesia

Otomotif | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:08 WIB

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

Pimpinan DPR Turun Langsung ke Desa Adat Sade: Bantuan Disalurkan, Siapkan Revitalisasi

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:06 WIB

×