Pemuda Palestina Nikahi Cewek Wonogiri, Begini Kisah Cinta Unik Mereka

Reza Gunadha

Senin, 11 Maret 2019 | 17:33 WIB
Pemuda Palestina Nikahi Cewek Wonogiri, Begini Kisah Cinta Unik Mereka
Mohammed Rateb Nimr Q. (tiga dari kiri), 27, warga Palestina, dan istrinya, Renny Nur Chasanah (tengah), 25, berfoto bersama setelah ijab-qabul di Selogiri, Wonogiri, Sabtu (9/3/2019). [Solopos/dok.Hartono]

Suara.com - Bermula dari niat untuk menimba ilmu, pemuda Palestina ini datang ke Indonesia beberapa tahun lalu. Namanya Mohammed Rateb Nimr Q, berusia 27 tahun.

Dia kuliah di Indonesia, kemudian mengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Jurug, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah sejak dua tahun lalu.

Sampai akhirnya, lelaki yang biasa disapa Rateb itu jatuh cinta, tidak hanya dengan Indonesia sebagai negara, tetapi juga kepada orang-orangnya.

Dua tahun bermukim di Indonesia, Rateb jatuh cinta kepada perempuan Wonogiri bernama Renny Nur Chasanah, 25. Keduanya akhirnya menikah pada Sabtu (9/3) akhir pekan lalu, setelah melalui berbagai prosedur.

Resepsi pernikahan yang digelar di Gedung PGRI Wonogiri itu dihadiri Duta Besar Palestina untuk Indonesia bersama 19 utusan lainnya.

Bupati Wonogiri Joko Sutopo, menjadi saksi ijab dan qabul kedua insan itu di Masjid At Taqwa Wonogiri. Wakil Bupati Edy Santosa turut menghadiri resepsi.

Rateb merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara pasangan Muna dan almarhum Rateb, warga Nuseirat, Gaza.

Sementara Renny anak kedua dari lima bersaudara pasangan Hartono dan Dyah Astuti warga Brajan RT1/RW5, Kelurahan Kaliancar, Selogiri.

Orang tua Renny, Hartono, kepada Solopos.com—jaringan Suara.com, Minggu (10/3/2019), mengakui tak pernah menyangka bakal memiliki menantu orang Palestina.

baca juga

Dia sangat senang dan merasa beruntung karena menurut Hartono, Rateb adalah lelaki yang saleh dan berakhlak baik.

Dua tahun terakhir Rateb mengajar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Jurug, Pokoh Kidul, Kecamatan Wonogiri.

“Proses mengurus pernikahan anak saya dengan Rateb sangat panjang, lebih kurang enam bulan karena perlu mengirim surat kepada keluarga Rateb dan sebaliknya. Prosedur itu untuk mengurus NA [surat numpang nikah] Rateb. Semua saya urus melalui Kedubes Palestina. Rateb sudah punya Kitas [kartu izin tinggal terbatas],” kata Hartono.

Dia menceritakan, perkenalan Renny dan Rateb berawal dari kedekatan Hartono dengan Rateb yang terjalin sejak dua tahun lalu. Hartono mengenal Rateb saat mengunjungi Ponpes Al Fatah, Jurug.

Hartono rutin mengirim bahan makanan untuk ponpes tersebut. Atas kedekatan itu, Rateb menganggap Hartono seperti bapaknya sendiri. Rateb juga sampai memanggilnya abi atau ayah dalam bahasa Arab.

Enam bulan lalu, kepada Hartono, Rateb mengutarakan keinginannya menetap di Indonesia dan menikahi perempuan Indonesia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ojek Online Jadi Caleg Pemilu 2019, Begini Cara Uniknya Kampanye

Ojek Online Jadi Caleg Pemilu 2019, Begini Cara Uniknya Kampanye

News | Sabtu, 09 Maret 2019 | 21:32 WIB

Banjir, Jalur Penghubung Jateng dan Jawa Timur Lumpuh

Banjir, Jalur Penghubung Jateng dan Jawa Timur Lumpuh

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 17:47 WIB

Aplikasi Netzme Resmi Diluncurkan di Pekalongan

Aplikasi Netzme Resmi Diluncurkan di Pekalongan

Bisnis | Sabtu, 02 Maret 2019 | 21:20 WIB

Panwaslu Gagalkan Rencana Kampanye Caleg Berkedok Pengajian di Rumah PNS

Panwaslu Gagalkan Rencana Kampanye Caleg Berkedok Pengajian di Rumah PNS

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 17:33 WIB

Ini Upaya Pemerintah Tingkatkan Swasembada Bawang Putih di Wonosobo

Ini Upaya Pemerintah Tingkatkan Swasembada Bawang Putih di Wonosobo

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 18:05 WIB

Terkini

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

4 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Banding, Amnesty Khawatir Barang Bukti Dimusnahkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:18 WIB

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi ITDC di Proyek Mandalika

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:14 WIB

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

Kasus Ijazah Jokowi: Mengapa Roy Suryo dan dr Tifa Tak Pilih Damai?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:13 WIB

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

DPRD DKI Fokuskan Pemenuhan Infrastruktur Dasar Publik

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:10 WIB

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

Antrean 1.000 Pencari Kerja di Malaysia Jadi Alarm, Indonesia Terancam Hadapi Situasi Serupa!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:02 WIB

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

Revisi Aturan Outsourcing, Wamenaker Jamin Tak Ganggu Iklim Investasi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:53 WIB

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

Mahasiswa Kembali Geruduk DPR, Tuntut Evaluasi Total Kabinet Merah Putih

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

Bantah Ada Operasi Politik Tekan PDIP, PKB: Kami Bukan Koordinator Koalisi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:41 WIB

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

Dari Ulat di Sayuran hingga Korupsi, Warga Ini Tetap Kukuh MBG Harus Jalan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:34 WIB

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

Respons PDIP, Waketum PKB Tegaskan Istilah Partai Penyeimbang Tak Dikenal Dalam Konstitusi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 17:27 WIB