Biadab! Orangutan Dihujani 74 Peluru, Ini Penampakan Kondisinya

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Rabu, 13 Maret 2019 | 14:49 WIB
Biadab! Orangutan Dihujani 74 Peluru, Ini Penampakan Kondisinya
Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]

Suara.com - Kebiadaban tak bermoral dipertontonkan oleh oknum pemegang senapan angin. Dan, salah satu orangutan asal Sumatera menjadi korbannya.

Bukti kebengisan itu diunggah Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @Sutopo_PN, Rabu (13/3/2019).

Dalam cuitannya, Sutopo menuliskan korban itu adalah induk orangutan Sumatera. Pun demikian Sutopo menjelaskan kondisi orangutan tersebut lewat tweet-nya.

"Inilah induk orangutan Sumatera yang tubuhnya luka parah karena benda tajam dan ada 74 peluru senapan angin," cuit Sutopo.

Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]
Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]

Bukan cuma sang induk, anak orangutan tersebut juga menjadi korban. Dia, yang berusia 1 bulan, pun mati.

"Anak orangutan umur 1 bulan mati karena kekurangan nutrisi berat dan trauma berat. Sungguh biadab orang yang menyiksanya," kicau Sutopo.

Sutopo pun mengabarkan bahwa saat ini orangutan tersebut tengah dalam perawatan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Tak hanya itu, Sutopo pun menyebutnya tindakan biadab. Dalam foto yang diunggah Sutopo tersebut, terlihat sosok orangutan tersebut.

Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]
Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]

Dilampirkan hasil foto sinar X yang memperlihatkan banyak peluru di tubuhnya, baik itu di bagian dada hingga perut dan selangkangan.

Sutopo juga me-mention akun Twitter milik Kementerian Lingkungan Hidup, @KementerianLHK.

Sontak, kondisi tersebut memantik komentar pedas warga Twitter. Mereka mengecam kebiadaban dari si pelaku yang menembakkan peluru tersebut.

Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]
Orangutan korban penembakan. [Twitter/@Sutopo_PN]

"Semoga yang melakukan perbuatan biadab terhadap Orang Utan ini mendapat balasan setimpal dari Tuhan Yang Maha Segala-Nya!" cuit akun @nazruel_dcokrow.

"Setiap makhluk di ciptakan Tuhan membawa suatu tujuan dan memiliki fungsinya sendiri dalam kehidupan, manusia yang tega dan dengan sadis memperlakukan orangutan seperti ini tidak mengenal Tuhan dan tidak percaya kepada kelangsungan kehidupan," kicau akun @hkushardanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Kanker Paru, Sutopo Idap Skoliosis dan Harus Pakai Korset Khusus

Selain Kanker Paru, Sutopo Idap Skoliosis dan Harus Pakai Korset Khusus

Health | Jum'at, 22 Februari 2019 | 08:07 WIB

Asik, Pulang Kampung ke Sumatera Bisa Lewat Tol Bakauheni - Palembang

Asik, Pulang Kampung ke Sumatera Bisa Lewat Tol Bakauheni - Palembang

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 12:00 WIB

Cerita Unik Sherina Munaf yang Akhirnya Jatuh Cinta dengan Hewan

Cerita Unik Sherina Munaf yang Akhirnya Jatuh Cinta dengan Hewan

Entertainment | Sabtu, 16 Februari 2019 | 14:05 WIB

Cerita Sophia Latjuba Lepas Orangutan di Hutan Kalimantan

Cerita Sophia Latjuba Lepas Orangutan di Hutan Kalimantan

Entertainment | Sabtu, 16 Februari 2019 | 13:42 WIB

Terkini

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

Sama-sama di KPK, Gus Yaqut Kirim Salam untuk Mensos Gus Ipul Sebelum Kembali ke Rutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:04 WIB

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:02 WIB

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

Anggota DPR Minta Hukuman Maksimal untuk Pengasuh Ponpes Pati Tersangka Pencabulan Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:58 WIB

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:57 WIB

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:48 WIB

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:46 WIB

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:43 WIB

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:38 WIB