Dilanda Angin Kencang, 4 Desa di Sleman Berstatus Tanggap Darurat

Bangun Santoso

Kamis, 14 Maret 2019 | 15:41 WIB
Dilanda Angin Kencang, 4 Desa di Sleman Berstatus Tanggap Darurat
Ilustrasi angin kencang disertai hujan lebat, badai. (Shutterstock)

Suara.com - Hujan disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah Sleman, DI Yogyakarta, pada Rabu (13/3/2019) kemarin menyebabkan kerusakan di sejumlah tempat. Hingga Kamis hari ini, 4 desa di wilayah tersebut masih berstatus tanggap darurat.

"Kalau enggak empat, lima, tadi saya tanda tangani tanggap darurat," kata Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Joko Supriyanto ketika dihubungi Suara.com, Kamis (14/3/2019).

Keempat desa tersebut adalah Pakembinangun (tiga hari), Candibinangun (enam hari), Harjobinangun, dan Purwobinangun. Proses evakuasi oleh BPBD di keempat wilayah tersebut ditargetkan selesai hari ini.

"Ini masih penanganan. Nanti diperkirakan sore sudah selesai. Semua selesai. Ya Pakem, ya Candi, ya Purwo, ya Harjo. Itu diperkirakan selesai hari ini," ujar dia.

Di wilayah Yogyakarta, angin kencang menyebabkan sedikitnya 13 orang terluka. Sebanyak 12 orang menjalani rawat jalan dan satu rawat inap. Sementara ada 185 rumah warga rusak. Ada pula kerusakan kandang ternak, tembok sekolah, kendaraan bermotor, tempat ibadah hingga jaringan listrik.

Menurut Joko, total ada 123 titik yang harus ditangani oleh BPBD Sleman. Ada 69 rumah yang tertimpa pohon dan ratusan pohon tumbang di jalan-jalan. Pohon-pohon tersebut kini telah dipotong.

"Nanti tindak lanjutnya masyarakat. Mungkin tadi kayu-kayu yang sudah dipotongi di tepi jalan, kan mereka yang mengevakuasi sendiri. Mau dijual, mau diapakan," ujar Joko.

Sementara itu, hingga Kamis pagi, cuaca di Yogyakarta diperkirakan berawan. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan akan terjadi pada siang hari, sementara malam kembali berawan. Suhu udara diperkirakan berkisar 22-32 derajat celcius. Kelembaban udara mencapai 64-96 persen.

BPDBD juga mengingatkan agar warga di sekitar pantai mewaspadai adanya potensi gelombang tinggi, yakni sekitar 2,5-3,5 meter.

baca juga

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Makan Lumpia Sami Jaya, Siap-Siap Antre Panjang Ya!

Ingin Makan Lumpia Sami Jaya, Siap-Siap Antre Panjang Ya!

Lifestyle | Kamis, 14 Maret 2019 | 09:37 WIB

527 Rumah Hancur di Sapu Angin, Kota Kupang Darurat Bencana

527 Rumah Hancur di Sapu Angin, Kota Kupang Darurat Bencana

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:54 WIB

40 Warga Dilibatkan dalam Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Yogya

40 Warga Dilibatkan dalam Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara di Yogya

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:38 WIB

319.659 Surat Suara Mulai Disortir di Yogyakarta

319.659 Surat Suara Mulai Disortir di Yogyakarta

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 12:07 WIB

Prediksi Cuaca BMKG: Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Mulai Siang Hari

Prediksi Cuaca BMKG: Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Mulai Siang Hari

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 06:39 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Kunci Gerbang SMA-SMK Negeri di Jabar saat KBM, Ini Alasannya

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Desas-desus Hubungan Terlarang Pejabat di Sulsel Viral, Mengapa Warganet Mudah Percaya Isu Medsos

Sulsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×