JK: Penangkapan Ketum PPP Akan Berdampak di Pemilu 2019

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:03 WIB
JK: Penangkapan Ketum PPP Akan Berdampak di Pemilu 2019
Wapres Jusuf Kalla ber Ketua Umum PPP Romahurmuziy, didampingi Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifuddin dan Suharso Monoarfa, usai penutupan Muktamar VIII PPP di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu (10/4/2016). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, Jusuf Kalla, menyebut penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuziy dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Sidoarjo, Jawa Timur, dapat berdampak pada kampanye partai berlambang Ka'bah dan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 yang diusung PPP.

"Ya pastilah, terutama efeknya ke PPP, kalau (berdampak ke) PPP pasti juga ke yang lain-lain juga punya efek," kata JK di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Meski demikian, Wapres JK menunggu pernyataan resmi dari KPK terkait kasus dan status hukum terhadap Romahurmuziy.

"Saya belum tahu, kita menunggu saja, menunggu (keterangan) yang benarnya, penjelasan KPK. Itu biar penjelasan hukum saja, kita tunggu penjelasan dari KPK," tutur JK.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy usai menghadiri Pelatihan Kader Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) di Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/8/2018) malam. (Suara.com/Rambiga)
Ketua Umum PPP Romahurmuziy usai menghadiri Pelatihan Kader Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) di Cisarua, Kabupaten Bogor, Sabtu (11/8/2018) malam. (Suara.com/Rambiga)

Untuk diketahui, penangkapan Romahurmuziy diduga terkait kasus suap. Politikus yang akrab disapa Rommy itu dikabarkan tengah menjalani pemeriksaaan di Polda Jatim setelah damankan di Kantor Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo.

Sebelumnya Ketua KPK Agus Raharjo mengatakan ada giat KPK di Jawa Timur. Namun sampai saat ini KPK masih memeriksa Romahurmuziy di Polda Jawa Timur. Agus menyebut akan menentukan status pihak yang ditangkap dalam waktu 1x 24 jam sesuai KUHAP.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus kepada suara.com.

Sementara KPK meminjam ruangan Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur untuk memeriksa Ketua Umum PPP Romahurmuziy. (Antara).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Dicokok KPK, Romahurmuziy Ungkap Sumber Penghasilan Politisi

Sebelum Dicokok KPK, Romahurmuziy Ungkap Sumber Penghasilan Politisi

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 15:01 WIB

Pasca Romahurmuziy Ditangkap KPK, Kepala Kanwil Kemenag Jatim 'Hilang'

Pasca Romahurmuziy Ditangkap KPK, Kepala Kanwil Kemenag Jatim 'Hilang'

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 14:45 WIB

Rommy Ditangkap KPK di Jatim, Kantor DPP PPP Sepi dan Pagar Digembok

Rommy Ditangkap KPK di Jatim, Kantor DPP PPP Sepi dan Pagar Digembok

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 14:42 WIB

TKN Jokowi: Penangkapan Romahurmuziy Tidak Terkait Pilpres 2019

TKN Jokowi: Penangkapan Romahurmuziy Tidak Terkait Pilpres 2019

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 14:28 WIB

Ketum PPP Berurusan dengan KPK, Usai Suryadharma Ali Kini Romahurmuziy

Ketum PPP Berurusan dengan KPK, Usai Suryadharma Ali Kini Romahurmuziy

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 14:16 WIB

Terkini

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:45 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB