Kutuk Penembakan Masjid di Selandia Baru, Trump: Pembantaian Mengerikan

Bangun Santoso

Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:19 WIB
Kutuk Penembakan Masjid di Selandia Baru, Trump: Pembantaian Mengerikan
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (13/4/2018) [AFP]

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengutuk penembakan di masjid di Selandia Baru (New Zealand). Sang presiden menyebut serangan itu sebagai pembantaian yang mengerikan.

"Simpati saya yang paling hangat dan harapan terbaik saya sampaikan kepada orang-orang Selandia Baru setelah pembantaian mengerikan di masjid-masjid. 49 orang tidak bersalah telah mati tanpa alasan, dengan begitu banyak lagi yang terluka parah," cuit Trump di Twitter-nya seperti dilansir dari AFP, Sabtu (16/3/2019).

Dia menyatakan, AS mendukung langkah yang bakal diambil Selandia Baru terhadap pelaku.

"AS mendukung Selandia Baru untuk apa pun yang bisa kita lakukan. Tuhan memberkati semua!" cuitnya lagi.

Sebelum Trump bersuara, juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders sudah menyampaikan ucapan duka cita terkait peristiwa berdarah itu. Dia mengatakan, AS berdiri bersama dengan warga Selandia Baru terkait kejadian ini.

"Kami berdiri dalam solidaritas dengan orang-orang Selandia Baru dan pemerintah mereka terhadap tindakan kebencian yang keji ini," ujar Sarah.

"Amerika Serikat mengutuk keras serangan di Christchurch. Pikiran dan doa kami bersama para korban dan keluarga mereka," tambahnya.

Reuters melaporkan pada Jumat (15/3/2019), Komisioner Kepolisian Selandia Baru, Mike Bush, dalam konferensi pers menyebut korban tewas dalam serangan teroris itu mencapai 49 orang. Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern telah menyebut penembakan brutal ini sebagai 'serangan teroris' dan menjadi hari terburuk di Selandia Baru.

Bush menjelaskan, 41 orang tewas dalam penembakan di Masjid Al Noor, Deans Ave. Kemudian tujuh orang lainnya tewas di sebuah masjid di pinggiran Linwood dan satu orang tewas saat dirawat di rumah sakit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi WNI Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru Semakin Membaik

Kondisi WNI Korban Penembakan Teroris di Selandia Baru Semakin Membaik

News | Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:05 WIB

Top 3: Batal Bulan Madu karena Teror, Artis Ogah Ambil Pacar Orang

Top 3: Batal Bulan Madu karena Teror, Artis Ogah Ambil Pacar Orang

Entertainment | Jum'at, 15 Maret 2019 | 20:55 WIB

WNI Asal Sumbar Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru Kritis

WNI Asal Sumbar Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru Kritis

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:58 WIB

Duka Jokowi Hingga Rossa Untuk Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Duka Jokowi Hingga Rossa Untuk Korban Penembakan Masjid di Selandia Baru

Entertainment | Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:57 WIB

Penembakan Jemaah Masjid di Selandia Baru Dirancang untuk Jadi Viral

Penembakan Jemaah Masjid di Selandia Baru Dirancang untuk Jadi Viral

Tekno | Jum'at, 15 Maret 2019 | 19:31 WIB

Terkini

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:05 WIB

×