Wapres JK : Penerima LPDP Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

Vania Rossa | Achmad Fauzi | Suara.com

Sabtu, 16 Maret 2019 | 05:45 WIB
Wapres JK : Penerima LPDP Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja
Sarasehan LPDP 2019. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kepada para lulusan dan penerima LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) agar bisa membawa IKNB di segala bidang. Salah satunya kemampuan entreprenuership, sehingga menciptakan lapangan pekerjaan.

Menurut JK, hal itu diperlukan agar bisa mengubah level Indonesia dari negara berkembang ke negara maju. Ketua Umum PMI ini melanjutkan, jangan sampai lulusan dan penerima LPDP bekerja di ranah pemerintahan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Di pikirin Anda jangan harap banyak pada bekerja di pemerintahan dulu. Mungkin diterima di bawah 5 persen, tapi berpikir bagaimana bisa mempekerjakan orang, lebih produktif. Anda dikirim keluar negeri untuk membandingkan itu" kata dia saat memberikan sambutan di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini menuturkan, sebenaranya Indonesia punya peluang untuk bisa menjadi negara maju.

Pasalnya, sambung dia, Indonesia kaya akan sumber daya alamnya. Hanya saja, perlu sumber daya manusia dan teknologi yang mampu untuk mengolah SDA yang ada tersebut.

"Kita punya sumber untuk maju, SDA negara kita besar, tapi kita menengah, pertumbuhannya menengah, karena itu orang ambil kesimpulan boleh SDA maju boleh juga tidak. Tapi persamaan dari negara maju itu semangat dan ilmu pengetahuan dari masyarakat," tutur dia.

JK menambahkan, dengan adanya ilmu, maka teknologi di Indonesia menjadi berkembang, dan nantinya mendorong Indonesia menjadi negara maju.

"Ini yang dibutuhkan negara ke depan. Tanpa itu maka negeri ini tidak akan maju lebih cepat dari negara lain. Karena itu Bapak Presiden tahun ini telah fokuskan bagaimana tingkatakan SDM kita. Hampir semua SDM sebagian besar diperoleh dari pendidikan dan pengalaman, maka dibuatkan LPDP sebagai salah satu cara untuk tingkatkan kemampuan kita," imbuh dia.

Untuk dikahui, sejak awal diluncurkan pada 2013, saat ini tercatat telah ada 20.255 orang penerima beasiswa LPDP pada skema program magister, doktoral, dokter spesialis, dan tesis yang menempuh pendidikan baik di dalam maupun luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres JK Yakin Pemilu 2019 Berjalan dengan Aman

Wapres JK Yakin Pemilu 2019 Berjalan dengan Aman

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:54 WIB

Mudahkan ASN Dapat Rumah, Pemerintah Naikkan Batas Gaji FLPP Jadi Rp 8 Juta

Mudahkan ASN Dapat Rumah, Pemerintah Naikkan Batas Gaji FLPP Jadi Rp 8 Juta

Bisnis | Kamis, 21 Februari 2019 | 19:35 WIB

Soal Dana Riset, Wapres JK: Jangan Terbentur Biaya, Mulai Saja Dulu

Soal Dana Riset, Wapres JK: Jangan Terbentur Biaya, Mulai Saja Dulu

Bisnis | Selasa, 19 Februari 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

Italia Tangguhkan Perjanjian Pertahanan dengan Israel, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:25 WIB

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

BPKP Bongkar Borok Proyek Chromebook: Negara Rugi Rp2,1 Triliun, Ini Rinciannya

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:17 WIB

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

36 Jam Blokade AS, Laksamana CENTCOM Yakin Ekonomi Iran Mulai Lumpuh Perlahan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:08 WIB

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:02 WIB

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:59 WIB

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:52 WIB

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:35 WIB

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman

News | Rabu, 15 April 2026 | 10:14 WIB

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:48 WIB

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:42 WIB