Terungkap, Ini Cara Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Dapatkan Senjata

Bangun Santoso

Selasa, 19 Maret 2019 | 05:49 WIB
Terungkap, Ini Cara Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Dapatkan Senjata
Teroris pelaku pelaku penembakan jemaah di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). [AFP]

Suara.com - Pemilik salah satu toko senjata di Selandia Baru mengatakan, pelaku penembakan masjid di Selandia Baru membeli senjata api beserta amunisi dari tokonya secara oline atau daring. Namun pihaknya tidak menjual senjata kekuatan tinggi yang digunakan dalam penembakan di masjid kepadanya.

Warga asal Australia, Brenton Tarrant, tersangka supremasi kulit putih, pada Sabtu didakwa dengan pembunuhan. Pria berusia 28 tahun itu dijebloskan ke penjara tanpa pembelaan dan akan menjalani persidangan pada 5 April mendatang. Polisi berpendapat kemungkinan pelaku menghadapi tuduhan lebih dari satu.

Pemilik toko Gun City, David Tipple mengatakan pelaku membeli empat senjata dan amunisi pada Desember 2017 hingga Maret 2018.

"MSSA, senjata otomatis bergaya militer, yang dilaporkan digunakan pelaku tidak dibeli dari toko Gun City. Toko tersebut tidak menjual MSSA untuknya, hanya senjata api kategori A," kata Tipple saat konferensi pers di Christchurch.

Sebanyak 49 orang tewas dan 42 lainnya terluka di dua masjid berbeda di Christchurch pada Jumat.

Menurut hukum persenjataan Selandia Baru, senjata kategori A dapat menjadi senjata semi-otomatis namun terbatas pada tujuh tembakan. Video saat pelaku berada di masjid menunjukkan senjata semi otomatis berisikan banyak peluru.

Tipple menjelaskan bahwa pembelian daring mengikuti proses pemesanan melalui verifikasi polisi secara daring pula. Kemudian senjata-senjata tersebut dibeli dalam tiga atau empat proses pembelian.

"Kami tidak menemukan hal-hal khusus dalam pemegang lisensi. Pelaku merupakan pembeli baru dengan lisensi baru," kata dia.

Lisensi senjata api kategori A standar dikeluarkan setelah pemeriksaan polisi dan latar belakang. Tidak ada lisensi yang diharuskan untuk membeli senjata yang berisikan banyak peluru, yang secara ilegal dapat dimodifikasi untuk digunakan sebagai senjata.

baca juga

Lisensi hanya diperuntukan bagi pemilik, bukan senjata. Oleh sebab itu, tidak ada pengawasan tentang berapa banyak senjata yang dimiliki seseorang.

Batas usia minimum pemegang lisensi senjata yakini 26 tahun. Sedangkan untuk senjata semi otomatis 18 tahun.

Aturan hukum secara ketat soal senjata menjadi agenda utama Perdana Menteri Jacinda Ardern saat rapat kabinet pada Senin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erdogan Klaim Ada yang Mengatur Penembakan Masjid di Selandia Baru

Erdogan Klaim Ada yang Mengatur Penembakan Masjid di Selandia Baru

News | Senin, 18 Maret 2019 | 23:57 WIB

Tak Ada Penghormatan Korban Pembantaian Dua Masjid, FA Dinilai Munafik

Tak Ada Penghormatan Korban Pembantaian Dua Masjid, FA Dinilai Munafik

Bola | Senin, 18 Maret 2019 | 18:10 WIB

Bos Air Asia Tutup Akun Facebook Gara-gara Penembakan Masjid Selandia Baru

Bos Air Asia Tutup Akun Facebook Gara-gara Penembakan Masjid Selandia Baru

Tekno | Senin, 18 Maret 2019 | 13:16 WIB

Kegagalan Facebook di Balik Viralnya Video Penembakan Masjid Selandia Baru

Kegagalan Facebook di Balik Viralnya Video Penembakan Masjid Selandia Baru

Tekno | Senin, 18 Maret 2019 | 11:31 WIB

Facebook Sudah Hapus 1,5 Juta Video Penembakan Jemaah Masjid Selandia Baru

Facebook Sudah Hapus 1,5 Juta Video Penembakan Jemaah Masjid Selandia Baru

Tekno | Senin, 18 Maret 2019 | 06:11 WIB

Terkini

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Berapa Tarif Raffi Ahmad Jadi BA? Kontrak Dilepas Brand Besar usai Kontroversi

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 11:42 WIB

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

Gibran Didesak Minta Maaf ke Prabowo karena Sudah Jadi Noda Pemerintahan dan Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:39 WIB

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

Beban Prabowo, Gibran Jadi Pembangkang Hukum Bila Tak Mundur

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Petani Tanam Ganja di Tengah Kebun Cabai Aceh Timur, Polisi Bongkar Penyamaran

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:37 WIB

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

11 Hakim PN Medan Dipindahkan, Ini Daftar Penempatan Barunya

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 11:35 WIB

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

BPS Umumkan Impor Migas RI 32,57 Miliar Dolar AS per September, Melonjak 37,35%

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Ranking Paspor Indonesia 2026, Peringkat Berapa di Dunia?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:34 WIB

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Perempuan Berkebaya Lumut di Jalan Hutan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Aqil Savik Siap Jawab Kepercayaan Shin Tae-yong, Persija Bidik 3 Poin

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 11:33 WIB

×