Telan Rp 18 Miliar, Warga Jateng Protes Apel Kebangsaan Mahal Banget

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 19 Maret 2019 | 11:13 WIB
Telan Rp 18 Miliar, Warga Jateng Protes Apel Kebangsaan Mahal Banget
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pantau agenda Apel Kebangsaan di Semarang, Minggu (17/3/2019). [Suara.com/Adam Iyasa]

Suara.com - Warga Jawa Tengah protes Apel Kebangsaan menelan biaya mahal. Apel Kebangsaan digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (17/3/2019).

Apel Kebangsaan menelan biaya hingga Rp18 miliar itu hanya berlangsung selama 6 jam saja. Sederet artis maupun tokoh agama dihadirkan untuk memeriahkan acara yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng itu.

Ribuan peserta dari berbagai daerah di Jateng pun turut didatangkan untuk menyemarakan acara tersebut. Mereka mengaku cukup senang bisa hadir dalam acara tersebut. Meski demikian, mereka tak mau acara semeriah Apel Kebangsaan itu kembali digelar.

Salah seorang peserta, Murtiningsih, warga Pucang Gading, Kabupaten Demak, menilai acara Apel Kebangsaan terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat.

“Saya dengar anggaran untuk acara ini sangat besar. Saya baca di media, jumlahnya mencapai Rp18 miliar. Pakai duit rakyat [APBD] lagi. Ya, kalau kembali digelar ya sebisa mungkin dananya jangan sebesar itu. Jangan sering-sering. Paling setahun sekali,” ujar Murtiningsih saat dijumpai Semarangpos.com di sela acara Apel Kebangsaan di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Minggu (17/3/2019) lalu.

Murtinigsih datang ke acara tersebut bersama rekan-rekannya dari Majelis Taklim Maratus Sholihah Pucang Gading, Mranggen, Demak. Total ada sekitar 50 orang jemaah MT Maratus Sholihah yang hadir dalam acara itu dengan menumpang bus yang telah disediakan panitia.

Murtiningsih mengaku tahu tujuan dari digelarnya acara Apel Kebangsaan itu. Salah satunya, yakni mempererat kerukunan masyarakat di Jateng menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu serentak 2019.

Kendati demikian, tujuan kedatangannya mereka bukanlah untuk menyemarkan Apel Kebangsaan. Melainkan, untuk mengikuti pengajian Habib Luthfi.

“Kita ke sini untuk pengajian Habib Luthfi. Jemaah Maratus Sholihah sebulan sekali, setiap Sabtu Wage, selalu menghadiri acara Habib Luthfi, di kota mana pun,” imbuh anggota jemaah Maratus Sholihah lainnya yang enggan disebutkan namanya.

baca juga

Habib Luthfi memang menjadi salah satu tokoh agama yang dihadirkan dalam Apel Kebangsaan Kita Merah Putih. Selain Habib Luthfi, ulama lain yang hadir antara lain, yakni K.H. Maimoen Zubair, Gus Muwafiq, K.H. Munif Zuhri, dan K.H. Ahmad Daroji.

Habib Luthfi bin Yahya dalam orasinya mengatakan, Bangsa Indonesia harus bangga memiliki Merah Putih. Karena di dalamnya, memiliki tiga hal, yakni sebagai kehormatan bangsa, harga diri bangsa dan jatidiri bangsa.

"Dari dulu, merah putih tidak akan berubah meski dilekang oleh zaman. Kalau sudah kumpul seperti ini dan berkomitmen untuk menjaga NKRI, menjaga Pancasila, menjaga Merah Putih, maka Indonesia akan tetap jaya," pungkasnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telan Rp 18 Miliar, Apel Kebangsaan Akhirnya Dilaporkan ke KPK

Telan Rp 18 Miliar, Apel Kebangsaan Akhirnya Dilaporkan ke KPK

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 10:39 WIB

Dua Tokoh NU Ini Tanamkan Nasionalisme dalam Orasi Kebangsaannya

Dua Tokoh NU Ini Tanamkan Nasionalisme dalam Orasi Kebangsaannya

Jawa Tengah | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:20 WIB

Ini Imbauan Mahfud MD dalam Apel Kebangsaan

Ini Imbauan Mahfud MD dalam Apel Kebangsaan

Jawa Tengah | Minggu, 17 Maret 2019 | 14:38 WIB

Geram Hastag #SlankMakanDuitRakyat, Kaka Slank: 'Pala Lo Peyang'

Geram Hastag #SlankMakanDuitRakyat, Kaka Slank: 'Pala Lo Peyang'

Jawa Tengah | Minggu, 17 Maret 2019 | 14:29 WIB

Apel Kebangsaan, Ganjar Berharap Tumbuhkan Toleransi

Apel Kebangsaan, Ganjar Berharap Tumbuhkan Toleransi

Jawa Tengah | Minggu, 17 Maret 2019 | 13:50 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×