Kerabat Prabowo Subianto Beli Bitcoin dari Hasil Kejahatan Skimming

Agung Sandy Lesmana | Yosea Arga Pramudita
Kerabat Prabowo Subianto Beli Bitcoin dari Hasil Kejahatan Skimming
Ramyadjie Priambodo, tersangka kasus skimming saat menyamar jadi perempuan. (dok.polisi)

"Ya suka main transaksi bitcoin," kata dia.

Suara.com - Polisi telah mengidentifikasi uang nasabah bank yang dicuri Ramyadjie Priambodo, kerabat Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto melalui modus skimming. Ternyata, uang hasil kejahatan itu dipakai Ramyadjie untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

"Pengakuanya untuk keperluan pribadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Selasa (19/3/2019).

Dari hasil pemeriksaan sementara, uang ratusan juta hasil kejahatan itu diinvestasikan Ramyadjie untuk membeli Bitcoin atau uang elektronik. "Ya suka main transaksi bitcoin," kata dia.

Namun, Argo tak merinci berapa lama dan alasan Ramyadjie menggunakan bitcoin dari uang para nasabah yang dicurinya. Dia hanya menyampaikan, Ramyadjie gemar bertransaksi menggunakan uang digital.

"Metode jual beli pembayarannya dengan menggunakan virtual currency (uang digital) bitcoin," jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah polisi mendalami laporan kasus skimming pada tanggal 11 Februari 2018 lalu. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya meringkus Ramyadjie saat berada di sebuah apartemen di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan pada 26 Februari 2019.

Dari hasil pemeriksaan, Ramyadjie kerap menyamar sebagai wanita hijab saat melancarkan aksinya. Terungkapnya kasus ini, Ramyadjie ternyata sudah 50 kali menggasak uang nasabah bank lewat modus skimming. Polisi telah menyita barang bukti uang sebesar Rp 300 juta yang diduga merupakan hasil kejahatan yang dilakukan Ramyadjie.

Polisi pun teleh menetapkan Ramyadjie sebagai tersangka dan telah ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS