Soal Pengamanan Pemilu, TNI Sesuaikan Tingkat Kerawanan Daerah

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 22 Maret 2019 | 12:19 WIB
Soal Pengamanan Pemilu, TNI Sesuaikan Tingkat Kerawanan Daerah
Kapuspen TNI, Brigjen Sisriadi. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Jelang kampanye terbuka mulai 24 Maret sampai 13 April mendatang, TNI akan ikut membantu pengamanan selama masa tersebut. Pengerahan anggota TNI nantinya akan disesuaikan berdasarkan tingkat kerawanan di tiap daerah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Sisriadi mengatakan, TNI sudah melakukan strategi untuk pengamanan kampanye terbuka berdasarkan data tingkat kerawanan daerah dari Bawaslu. Namun menurut Sisriadi, tidak ada daerah yang menjadi prioritas untuk diamankan.

"Kalo pengamanan sudah kita set ya. Berdasarkan kerawanan dari Bawaslu. Pengamanannya sesuai dengan tingkat kerawanannya," ujar Sisradi usai mengikuti apel gabungan TNI-Polri di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Jumat (22/3/2019).

Dalam pengamanan di masa kampanye terbuka sampai hari pemungutan suara, TNI berkoordinasi dengan KPU. Koordinasi tersebut dilakukan untuk penambahan pasukan TNI jika memang diperlukan di berbagai daerah.

"Kita tidak mengambil inisatif. Kalau KPU masih masih mampu melakukannya kita amankan biasa, tapi kalau mereka minta TNI untuk minta bantuan logistik, kita bantu," kata Sisriadi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto menyatakan, ada sebanyak 593.812 jumlah personel gabungan dari unsur TNI-Polri yang akan dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilu yang digelar pada 17 April 2019 mendatang.

Wiranto pun meminta agar seluruh aparat keamanan bisa bertanggung jawab penuh untuk mewujudkan Pemilu yang aman dan damai.

"Ini jumlah besar sekali. Tapi bukan soal cost tapi tanggung jawab kita untuk mengamankan pemilu betul-betul aman, dan semua sudah tergelar dengan berbagai petunjuk dan instruksi dari pimpinan untuk siapa berbuat apa hari ini," ujar Wiranto usai rapat koordinasi pengamanan kampanye terbuka di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2019).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agenda Kampanye Terbuka: Prabowo Kunjungi Makassar, Sandiaga Jajal Jateng

Agenda Kampanye Terbuka: Prabowo Kunjungi Makassar, Sandiaga Jajal Jateng

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 17:42 WIB

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:54 WIB

Jelang Kampanye Terbuka, Wiranto: Papua Sejak Dulu Memang Rawan

Jelang Kampanye Terbuka, Wiranto: Papua Sejak Dulu Memang Rawan

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:44 WIB

Banten Akan Jadi Lokasi Pertama Kampanye Terbuka Jokowi - Ma'ruf

Banten Akan Jadi Lokasi Pertama Kampanye Terbuka Jokowi - Ma'ruf

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 19:41 WIB

Anggaran Terbatas, KPU Hanya Siapkan 3 Spot Iklan Kampanye

Anggaran Terbatas, KPU Hanya Siapkan 3 Spot Iklan Kampanye

News | Kamis, 14 Februari 2019 | 21:21 WIB

Terkini

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

Kasus Video JK: Pelapor Ade Armando dan Abu Janda Kecewa Laporannya Dilempar ke Polda Metro

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:33 WIB

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:21 WIB

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:08 WIB

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05 WIB

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:57 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB