Takut Dipecat, Massa Pendukung 02 Kampanye Pakai Topeng Prabowo

Iwan Supriyatna | Novian Ardiansyah
Takut Dipecat, Massa Pendukung 02 Kampanye Pakai Topeng Prabowo
Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Sekitar 11 orang dalam foto tersebut mengenakan topeng wajah Capres Prabowo Subianto.

Suara.com - Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak memamerkan foto sejumlah orang yang berpose dua jari yang menyatakan dukungannya ke Prabowo - Sandiaga.

Uniknya, sekitar 11 orang dalam foto tersebut mengenakan topeng wajah Capres Prabowo Subianto.

Foto tersebut dipamerkan melalui akun Instagram @dahnil_anzar_simanjuntak. Dahnil mengatakan, dengan bertopeng, diharapkan agar para pendukung tidak dipecat lantaran menyatakan dukungan ke Prabowo - Sandiaga melalui foto di media sosial.

Sikap tersebut sekaligus menjadi sindiran dan kritik atas dipecatnya sejumlah guru honorer lantaran berpose dua jari mendukung Prabowo - Sandiaga.

"Supaya nggak dipecat dan dipersekusi rakyat dengan Topeng Pak @prabowo gelombang suara rakyat tak terbendung....," tulis Dahnil dalam caption foto seperti dikutip Suara.com, Minggu (24/3/2019).

Sebelumnya, viral sejumlah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Banten berfoto dengan pose 2 jari yang menjadi ciri khas para pendukung Prabowo - Sandiaga. Foto PNS dukung Prabowo - Sandiaga itu beredar di media sosial.

Terkait hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten Komarudin menyebut enam PNS itu tercatat sebagai guru honorer di SMAN 9 Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dia pun mengakui jika enam guru honorer itu tak lagi bekerja, sejak dipecat pada Rabu (21/3/2019) lalu.

"Betul," kata Komarudin saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS