Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer

Galih Prasetyo | Suara.com

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:36 WIB
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
Ilustrasi agen dinas rahasia Israel, Mossad. [Shutterstock]
  • Investigasi WSJ mengungkap operasi intelijen Israel menembus struktur keamanan dan menargetkan pimpinan militer Iran.
  • Serangan presisi Israel dilaporkan menghancurkan jaringan komando kepemimpinan penting Iran, termasuk menargetkan lokasi pertemuan.
  • Keberhasilan operasi Israel didukung laporan warga sipil mengenai lokasi persembunyian pejabat senior militer Iran.

Suara.com - Laporan investigasi terbaru Wall Street Journal mengungkap operasi intelijen Israel yang disebut semakin dalam menembus struktur keamanan Iran.

Operasi tersebut diklaim menargetkan langsung pimpinan militer dan jaringan komando untuk melumpuhkan sistem kendali negara.

Menurut laporan itu, medan perang kini tidak lagi di perbatasan, tetapi sudah masuk ke dalam kota-kota Iran.

“Israel secara sistematis memburu pemimpin dan badan eksekutif Iran untuk mengganggu jaringan komando dan kontrol,” tulis laporan yang mengutip dokumen rahasia operasi.

Salah satu serangan paling besar disebut terjadi saat Ali Larijani berada di lokasi persembunyian di pinggiran Teheran bersama sejumlah pejabat senior.

Serangan presisi dilaporkan mengakhiri pertemuan tersebut dan menghancurkan bagian penting dari jaringan kepemimpinan pasca-Khamenei.

Pemimpin Keamanan Iran Ali Larijani menghadiri pawai Hari al-Quds di Teheran pada Jumat (13/3/2026). [X/alilarijani.ir]
Pemimpin Keamanan Iran Ali Larijani menghadiri pawai Hari al-Quds di Teheran pada Jumat (13/3/2026). [X/alilarijani.ir]

Laporan itu juga menyebut tempat-tempat umum ikut menjadi sasaran setelah markas resmi hancur.

Stadion Azadi disebut digunakan sebagai titik kumpul pasukan, sebelum akhirnya menjadi target serangan besar pada pekan pertama perang.

Media pemerintah Iran disebut tidak banyak menampilkan detail kejadian tersebut.

Bagian paling mengejutkan dalam laporan adalah rekaman percakapan yang disebut melibatkan agen Mossad dengan seorang komandan Iran.

“Kami tahu semua tentangmu. Kamu ada dalam daftar hitam kami,” kata suara yang disebut sebagai agen intelijen Israel.

Komandan itu menjawab dengan nada tertekan, “Saya bukan musuh kalian… saya seperti orang yang sudah mati berjalan.”

Laporan itu juga menyebut keberhasilan operasi Israel didukung informasi dari warga sipil yang memberi laporan lokasi persembunyian pejabat militer.

Beberapa target, termasuk komandan Basij, dilaporkan ditemukan setelah lokasi mereka bocor melalui laporan masyarakat.

Analis keamanan di Washington dan Tel Aviv menilai strategi serangan berlapis, krisis ekonomi, dan penghilangan tokoh kunci bisa melemahkan sistem dari dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:30 WIB

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:01 WIB

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

Kremlin Bantah Rusia Bantu Drone Iran Serang Pasukan Amerika Serikat

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:49 WIB

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

Here We Go! Rusia Disebut Bantu Iran Lacak Posisi Strategis Pasukan AS

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:29 WIB

Terkini

Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban

Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:54 WIB

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

Iran Tegaskan Dominasi di Selat Hormuz, Aturan Baru Teluk Persia Diumumkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:45 WIB

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

Sebut Angkatan Laut AS Bajak Laut, Trump: Ini Bisnis yang Sangat Menguntungkan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:36 WIB

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

Zionis Israel Targetkan Anak Sekolah, Pelajar 14 Tahun Ditembak Mati di Tepi Barat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:26 WIB

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

AS Teken Kontrak Rahasia dengan 7 Raksasa AI, Era Perang Tanpa Manusia Dimulai?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:12 WIB

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

Kiai Ponpes di Pati Diduga Lecehkan 50 Santri: Modus Doktrin Agama, Terancam Dikebiri

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 07:31 WIB

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB