Anies Akui Integrasi MRT dan Halte Busway Belum Ramah Difabel

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Anies Akui Integrasi MRT dan Halte Busway Belum Ramah Difabel
Gubernur Anies Baswedan saat tinjau Stasiun MRT di Bundaran HI. (Suara.com/Tio)

Salah satunya, yakni di stasiun dan Halte Bundaran HI yang baru direvitalisasi.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui fasilitas di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) yang terintegrasi dengan Halte TransJakarta belum ramah bagi kaum disabilitas. Salah satunya, yakni di stasiun dan Halte Bundaran HI yang baru direvitalisasi.

Anies mengaku revitalisasi penghubung antara Stasiun MRT dan Halte TransJakarta di Bundaran HI yang sempat ditutup selama pembangunan MRT belum dilengkapi dengan sarana bagi difabel.

"Nah kita memang karena ini dibuat menjelang akhir, masih menggunakan tangga, jadi bagi penyandang disabililas itu harus menggunakan eskalator atau lift yang ada keluarnya di sisi sebelah timur yang di sisi ini tidak bisa untuk penyandang disabilitas," kata Anies di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (25/4/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menyebut ini sebagai bahan evaluasi bagi Pemprov DKI dalam membangun moda transportasi yang terintegrasi.

"Perencanaan tidak boleh sendiri-sendiri, perencanaan harus terintegrasi ketika saya mulai bekerja saya tegaskan bahwa semuanya harus terintegrasi," jelas Anies.

Seperti diketahui, MRT baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (24/3/2019) kemarin. 

Namun penentuan tarif masih akan dibahas di Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI Jakarta hari ini. Hingga 31 Maret 2019 publik masih bisa menjajal MRT secara gratis dengan cara mendaftar terlebih dahulu di web ayocobamrtj.com.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS