Korupsi Distribusi Pupuk, Harta Anggota DPR Bowo Sidik Capai Rp 10,4 Miliar

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 28 Maret 2019 | 15:57 WIB
Korupsi Distribusi Pupuk, Harta Anggota DPR Bowo Sidik Capai Rp 10,4 Miliar
Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso atas dugaan korupsi distribusi pupuk menggunakan kapal. Dari laporan harta kekayaannya, Bowo diketahui memiliki harta kekayaan hingga mencapai Rp 10, 4 miliar.

Berdasarkan laporan harta Bowo yang dikutip Suara.com dari situs Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) KPK, Kamis (28/3/2019), Bowo diketahui melaporkan jumlah harta kekayaannya pada 13 Februari 2018. Dari laporan itu, tercatat harta yang dimiliki Bowo sebesar Rp 10.429.040.628.

Harta kekayaan yang dimiliki oleh Bowo berupa harta bergerak dan tak bergerak. Untuk harta bergerak, mantan Wakil Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah periode 2012-2015 ini memiliki harta berupa satu unit mobil Toyota Vellfire tahun 2010 dan satu unit mobil Toyota Prado tahun 2011 yang dibeli dengan hasil sendiri dengan total nilai Rp 750 juta.

Sementara untuk harta tak bergerak, pria kelahiran Mataram, 16 Desember 1968 ini memiliki sejumlah aset berupa tanah dan bangunan yang tersebar di dua titik di Jakarta Selatan senilai Rp 8,5 miliar dan tanah di Semarang senilai Rp 2 miliar.

Tak hanya itu, Bowo juga memiliki harta yang terdiri dari kas dan setara kas senilai Rp. 766.296.634. Bowo juga tercatat memiliki hutang sebesar Rp 1.587.256.006.

Bowo sendiri ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta pada Kamis (28/3/2019) dini hari. KPK menduga telah terjadi transaksi atau dugaan penyerahan uang yang diindikasikan terkait distribusi pupuk menggunakan kapal.

KPK juga turut mengamankan barang bukti berupa uyang dalam pecahan rupiah dan dollar Amerika Serikat serta satu unit mobil dalam OTT tersebut. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari Bowo yang diamankan.

“Dini hari tadi, KPK mengamankan satu orang anggota DPR RI. Dengan demikian, sampai pagi ini delapan orang diamankan dalam OTT di Jakarta sejak Rabu sore hingga Kamis dini hari,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Holding Pupuk Indonesia Hanya Prihatin dan Pasrah Terkait OTT KPK

Holding Pupuk Indonesia Hanya Prihatin dan Pasrah Terkait OTT KPK

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:15 WIB

Ada Anggota DPR Terjaring OTT, Bamsoet Tunggu Informasi Resmi KPK

Ada Anggota DPR Terjaring OTT, Bamsoet Tunggu Informasi Resmi KPK

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 12:56 WIB

Rekam Jejak Bowo Sidik Pangarso, Anggota DPR yang Terjaring OTT KPK

Rekam Jejak Bowo Sidik Pangarso, Anggota DPR yang Terjaring OTT KPK

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 11:57 WIB

Terkini

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 14:52 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

Bawa Bukti Akta 2013, Febrie Adriansyah Protes Tanah Disita Sebelum Tempus Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

Ada Selisih 2 Tahun, Kuasa Hukum Febrie Persoalkan Rentang Waktu Perkara TPPU

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:44 WIB

9 Rekomendasi Lipstik untuk Kulit Gelap dan Bibir Tebal

9 Rekomendasi Lipstik untuk Kulit Gelap dan Bibir Tebal

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:42 WIB

Sampai Kapan Tren Penurunan Harga Minyak Dunia saar 2 Perang Timur Tengah?

Sampai Kapan Tren Penurunan Harga Minyak Dunia saar 2 Perang Timur Tengah?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:42 WIB

Bukan Pemadaman Listrik PLN, Sabtu Malam Monas hingga Bundaran HI Bakal Gelap Gulita Selama 1 Jam

Bukan Pemadaman Listrik PLN, Sabtu Malam Monas hingga Bundaran HI Bakal Gelap Gulita Selama 1 Jam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:37 WIB

Korupsi Telkominfra Rp37,35 M: Polda Metro Geledah 9 Lokasi, 6 Jadi Tersangka

Korupsi Telkominfra Rp37,35 M: Polda Metro Geledah 9 Lokasi, 6 Jadi Tersangka

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:33 WIB

Dalami Motifnya! Polisi Periksa Intensif Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

Dalami Motifnya! Polisi Periksa Intensif Pria yang Tendang Perempuan di Mal Senayan City

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:33 WIB

7 Cara Menyamarkan AC Outdoor agar Rumah Tetap Estetik, Jangan Asal Ditutup

7 Cara Menyamarkan AC Outdoor agar Rumah Tetap Estetik, Jangan Asal Ditutup

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:30 WIB

×