KPK Bantah Novel Baswedan Berafiliasi Dengan Parpol dan Capres Tertentu

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Senin, 01 April 2019 | 19:47 WIB
KPK Bantah Novel Baswedan Berafiliasi Dengan Parpol dan Capres Tertentu
Penyidik KPK Novel Baswedan berdiri di samping layar yang menampilkan hitung maju waktu sejak penyerangan terhadap dirinya saat diluncurkan di gedung KPK, Selasa (11/12). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah keras adanya tudingan sejumlah pihak yang menyebut penyidik senior lembaga antirasuah tersebut, Novel Baswedan berafiliasi dengan Partai Gerindra dan memiliki kedekatan dengan Capres Nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan, semua yang bekerja di KPK tidak memiliki keterkaitan dengan sejumlah partai politik apapun. Febri juga menyatakan KPK merupakan lembaga Independen dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"KPK, mulai dari unsur pimpinan sampai pada unsur pegawai, memastikan tak akan terkait pada kelompok politik praktis mana pun. Jadi, kami harap semua pihak bisa menempatkan KPK sebagai lembaga independen," katanya di Gedung Merah Putih KPK Kuningan, Jakarta, Senin (1/4/2019).

Febri pun meminta kepada semua pihak, dalam setiap perkara yang ditangani KPK terkait korupsi, jangan dikaitkan dengan isu politik praktis.

"Jangan tarik KPK ke isu politik praktis, karena itu hanya akan merugikan upaya pemberantasan korupsi kita. Novel juga sudah clear mengatakan bahwa informasi-informasi tersebut tidak benar," ujar Febri.

Febri pun kembali mengingatkan kasus yang terjadi terhadap Novel, terutama kepada pihak penegak hukum yang masih memiliki utang dalam menuntaskan kasus penyiraman air keras di wajah penyidik senior KPK tersebut.

‎"Yang kita harus ingat sebenernya sekarang adalah sudah lebih dua tahun penyerang Novel belum ditemukan. Ini yang lebih penting diupayakan agar teror-teror terhadap penegak hukum tersebut tidak kemudian ditutupi oleh isu- isu yang tidak substansial," tegas Febri

Sebelumnya, ada beberapa pihak yang menyebut Novel telah berafiliasi dengan Partai Gerindra, ketika Tim Badan Pemenangan Nasional Nomor Urut 02 Prabowo-Sandiaga, menyebut bila Prabowo terpilih menjadi Presiden 2019, posisi Kejaksaan Agung akan diberikan kepada Novel Baswedan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Bowo, KPK Endus Ada Caleg Lain Siap-siap Lakukan Serangan Fajar

Bukan Cuma Bowo, KPK Endus Ada Caleg Lain Siap-siap Lakukan Serangan Fajar

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 18:35 WIB

Sindir Jokowi, BPN: Calon Jaksa Agung Pilihan Prabowo bukan Kader Partai

Sindir Jokowi, BPN: Calon Jaksa Agung Pilihan Prabowo bukan Kader Partai

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 14:38 WIB

Tiga Petinggi Sinar Mas Group Dieksekusi KPK

Tiga Petinggi Sinar Mas Group Dieksekusi KPK

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 19:49 WIB

Terjaring OTT KPK Rabu Malam, Bowo Sidik Langsung Dipecat dari Golkar

Terjaring OTT KPK Rabu Malam, Bowo Sidik Langsung Dipecat dari Golkar

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 19:05 WIB

Holding Pupuk Indonesia Hanya Prihatin dan Pasrah Terkait OTT KPK

Holding Pupuk Indonesia Hanya Prihatin dan Pasrah Terkait OTT KPK

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:15 WIB

Terkini

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

News | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Menbud Fadli Zon Tegaskan Konser Andrea Bocelli di Borobudur Sejalan dengan Amanat Konstitusi

Menbud Fadli Zon Tegaskan Konser Andrea Bocelli di Borobudur Sejalan dengan Amanat Konstitusi

News | Senin, 02 November 2026 | 15:01 WIB

14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas

14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:01 WIB

11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL

11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL

Riau | Senin, 02 November 2026 | 15:00 WIB

×