Disebut Tulis 'Detik-detik Jokowi Melawan Kekalahan', Eep: Itu Hoaks

Bangun Santoso

Rabu, 03 April 2019 | 13:11 WIB
Disebut Tulis 'Detik-detik Jokowi Melawan Kekalahan', Eep: Itu Hoaks
Founder dan CEO Polmark Indonesia, Eep Saefulloh Fatah. (Beritajatim.com)

Suara.com - Jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya tulisan berjudul 'Detik-detik Jokowi Melawan Kekalahan'. Eep Saefulloh yang merupakan CEO PolMark Indonesia disebut-sebut sebagai penulis dari artikel tersebut. Benarkah?

Belakangan diketahui tulisan yang sempat dimuat di sejumlah media online itu ternyata hoaks alias palsu. Karena aslinya, penulisnya bukan Eep Saefulloh seperti ramai disebut.

Dikutip dari Beritajatim.com, Eko Bambang Subiantoro selaku Direktur Riset Polmark Indonesia menyatakan, Tulisan yang berjudul “Detik-Detik Jokowi Melawan Kekalahan” yang mencatut nama Eep Saefullah adalah 100 persen hoaks.

“Ini saya nyatakan Setelah mendapat konfirmasi langsung dari mas Eep, itu bukan tulisan beliau. Artikel tersebut adalah tulisan sdr Miftah H Yusufpati," ujar Eko. Artikel asli dari tulisan itu bisa dicek di sini.

Hal itu juga dikuatkan dari pernyataan Eep Saefullah saat ditanya Suara.com, Rabu (3/4/2019). Eep memastikan tulisan itu bukan dirinya yang menulis.

"Itu tulisan orang lain," katanya.

Sementara itu, Eko Bambang Subiantoro mengatakan, ada pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang telah sengaja mencatut nama Eep Saefulloh untuk kepentingan politik yang tidak sehat.

Menurut dia, Polmark Indonesia dalam Pemilu 2019 tidak terikat atau tidak mendukung atau tidak menjadi konsultan politik salah satu pasangan capres-cawapres manapun, baik pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin maupun pasangan No 02 PrabowoSubianto-Sandiaga Uno.

Ia juga menegaskan, Polmark dalam Pilpres 2019 tidak mendukung pasangan manapun. Maka segala bentuk artikel, meme atau content media dan lain-lain yang beredar mengkaitkan Polmark Indonesia, atau pencatutan nama Eep Saefulloh Fatah sebagai Direktur Polmark Indonesia yang didudukan mendukung atau menyerang kepada salah satu pasangan calon adalah hoaks, tidak benar dan fitnah.

baca juga

“Polmark Indonesia dalam Pemilu 2019 adalah hanya sebagai konsultan politik Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Pemilu Legislatif 2019," tandasnya.

Lebih lanjut, Polmark Indonesia sebagai konsultan politik selalu terbuka terhadap klien-klien yang sedang bekerjasama baik dalam kontestasi Pilkada, Pileg maupun Pilpres, karena kami bertanggunggungjawab atas semua proses kerja.

Polmark Indonesia menyatakan sangat mendukung Pemilu 2019 sebagai kontestasi politik yang demokratis dan sehat. Kami menolak segala hoaks karena merusak proses demokrasi yang sedang berlangsung.

"Kami sedang mengumpulkan seluruh content hoaks yang mencatut nama PolMark Indonesia atau mencatut nama Eep Saefulloh Fatah sebagai CEO PolMark Indonesia dan mempertimbangkan untuk kami tindaklanjuti secara hukum ke pihak berwenang atas pencatutan tersebut," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak, Bowo Sidik Butuh Sebulan Siapkan 400 Ribu Amplop Serangan Fajar

Terkuak, Bowo Sidik Butuh Sebulan Siapkan 400 Ribu Amplop Serangan Fajar

News | Rabu, 03 April 2019 | 13:02 WIB

Terikat Aturan Khusus, Ratusan Warga Badui Golput Setiap Pemilu

Terikat Aturan Khusus, Ratusan Warga Badui Golput Setiap Pemilu

Banten | Rabu, 03 April 2019 | 08:55 WIB

Nelayan Muara Angle Berhenti Melaut saat Pencoblosan 17 April: Itu Wajib

Nelayan Muara Angle Berhenti Melaut saat Pencoblosan 17 April: Itu Wajib

News | Rabu, 03 April 2019 | 08:34 WIB

Pakai Kaos Jokowi, Pemuda di Purworejo Dikeroyok Usai Kampanye Prabowo

Pakai Kaos Jokowi, Pemuda di Purworejo Dikeroyok Usai Kampanye Prabowo

News | Rabu, 03 April 2019 | 07:36 WIB

Cegah Politik Uang, Bawaslu Patroli Pengawasan di Masa Tenang Pemilu

Cegah Politik Uang, Bawaslu Patroli Pengawasan di Masa Tenang Pemilu

News | Selasa, 02 April 2019 | 22:45 WIB

Terkini

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

×