Makin Parah, Warga Venezuela Berhari-hari Tak Mandi karena Krisis Air

Bangun Santoso

Kamis, 04 April 2019 | 12:02 WIB
Makin Parah, Warga Venezuela Berhari-hari Tak Mandi karena Krisis Air
Seorang pria mengisi wadah dengan air yang mengalir dari gunung Wuaraira Repano di Caracas pada 13 Maret 2019. Pemadaman listrik telah menyebabkan jutaan orang Venezuela hidup tanpa air mengalir. (AFP)

Suara.com - Setelah pemadaman listrik terus berlangsung, penderitaan rakyat di Ibu Kota Venezuela, Karakas, dan berbagai wilayah di negeri itu bertambah parah dengan kekurangan air bersih.

Seorang ibu muda yang sedang mencari air pada Rabu di dekat jalan raya dengan membuka saluran air mengatakan kepada wartawan Kantor Berita Anadolu, bahwa ia sudah tidak bisa memandikan anak-anaknya selama satu pekan.

Seorang warga lain mengatakan mereka menggunakan air hanya untuk kebersihan, sementara seorang perempuan lagi mengatakan ia juga terpaksa menggunakan air untuk memasak.

Warga Karakas, yang tidak memperoleh air keran selama dua pekan, berkumpul di berbagai tempat seperti taman dan kebun. Sementara itu warga lain merusak saluran dan pipa untuk bisa memperoleh air.

Di tempat lain, orang mengambil air dari sungai dan anak sungai, sehingga menanggung resiko terserang penyakit.

Pada April, sebagian besar Venezuela telah mengalami pemadaman listrik.

Meskipun pemerintah mengatakan pemadaman listrik terjadi akibat serangan maya dan sabotase fisik, oposisi mengklaim sistem penyaluran listrik macet karena pemerintah mengabaikan prasarana tersebut.

Pada Minggu (31/3), Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan rencana 30-hari untuk menjatah listrik, di tengah pemadaman listrik di seluruh negeri itu.

Venezuela telah diguncang protes sejak 10 Januari, ketika Maduro diambil sumpahnya untuk masa jabatan kedua setelah pemungutan suara yang diboikot oleh oposisi.

baca juga

Ketegangan meningkat ketika pemimpin oposisi Juan Guaido mengumumkan diri sebagai Penjabat Presiden pada 23 Januari --tindakan yang didukung oleh AS dan banyak negara Eropa serta Amerika Latin.

Turki, Rusia, China, Iran, Bolivia dan Meksiko memberikan dukungan mereka kepada Maduro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Venezuela Larang Guaido Pegang Jabatan Publik Hingga 15 Tahun ke Depan

Venezuela Larang Guaido Pegang Jabatan Publik Hingga 15 Tahun ke Depan

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 15:52 WIB

Venezuela Kembali Dilanda Pemadaman Listrik, Kantor dan Sekolah Tutup

Venezuela Kembali Dilanda Pemadaman Listrik, Kantor dan Sekolah Tutup

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 16:25 WIB

AS Tuding Rusia Kerahkan Ahli Siber ke Venezuela

AS Tuding Rusia Kerahkan Ahli Siber ke Venezuela

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 08:34 WIB

Video: Gocekan Maut Lionel Messi Lewati Tiga Pemain Venezuela

Video: Gocekan Maut Lionel Messi Lewati Tiga Pemain Venezuela

Bola | Sabtu, 23 Maret 2019 | 18:15 WIB

Argentina vs Venezuela: Messi Gagal Bawa Kemenangan

Argentina vs Venezuela: Messi Gagal Bawa Kemenangan

Bola | Sabtu, 23 Maret 2019 | 07:04 WIB

Terkini

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB