Siti Aisyah dalam Bahaya, Diincar Anak Buah Kim Jong Un untuk Dieksekusi

Reza Gunadha | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 16:04 WIB
Siti Aisyah dalam Bahaya, Diincar Anak Buah Kim Jong Un untuk Dieksekusi
Siti Aisyah saat ditemui di kediamannya di Serang, Banten. (Bantennews.co.id)

Suara.com - Siti Aisyah dan Doan Thi Huang, perempuan asal Indonesia dan Vietnam, terbebas dari hukuman mati di pengadilan Malaysia, setelah didakwa membunuh Kim Jong Nam—kakak tiri pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un.

Namun, seperti diberitakan South China Morning Post, Rabu (3/4/2019), Aisyah dan Doan tidak benar-benar bebas. Sebab, mereka dikabarkan terus dipantau dan diincar mata-mata Korut untuk dieliminasi.

Sebab, mereka adalah saksi kunci sekaligus pelaku yang digunakan untuk pembunuhan sensasional Kim Jong Nam pada 13 Februari 2017.

Dalam persidangan, kedua perempuan itu berkukuh tak bersalah karena ditipu oleh agen Korut untuk mengusapkan racun syaraf VX ke Kim Jong Nam. Aisyah dan Duong mengatakan, agen Korut itu membohingi mereka dengan mengatakan menjadi pemain dalam acara lelucon stasiun televisi.

“Kalau salah satu adari mereka kemudian mengungkapkan apa yang mereka ketahui secara detail mengenai rencana itu, maka hidupnya dalam bahaya,” kata Sung Yoon Lee, profesor studi Korea di Tufts University Amerika Serikat.

Ia menuturkan, peristiwa tersebut sudah 2 tahun berlalu. Biasanya, agen intelijen Korut menunggu waktu sampai bertahun-tahun untuk mengeliminasi seseorang yang dilibatkan sebagai pelaku pembunuhan terencana.

"Apa yang ditakutkan Pyongyang adalah, salah satu perempuan itu bisa berubah pikiran seiring waktu, entah karena penyesalan atau tawaran duit, bakal menjual kisahnya ke penerbit buku, pembuat film, atau televisi. Dengan begitu, interaksi mereka dengan ‘majikan’ Korut akan terbongkar, sehingga harus diantisipasi,” tuturnya.

Sung Yoon meyakini, media massa tak bakal melepas Aisyah maupun Duong begitu saja. Mereka akan terus menggoda kedua perempuan itu untuk mengungkapkan kisah secara detail.

Benny Mamoto, mantan inspektur jenderal Polri kepada SCMP mengakui, ada kemungkinan Aisyah atau Duong dalam bahaya.

“Modus operandi agen Korea Utara ... adalah untuk menghilangkan sumber ancaman, termasuk saksi [untuk pembunuhan]".

Untuk diketahui, Siti Aisyah dibebaskan oleh pengadilan Malaysia dalam persidangan pada tanggal 11 Maret. Ia langsung diterbangkan ke Indonesia memakai jet pribadi Dubes RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana.

Aisyah sempat dipulangkan ke rumahnya, Banten. Namun, sehari setelahnya, ia kembali dijemput oleh pemerintah untuk ditempatkan di save house. Hingga kekinian, tak diketahui keberadaan Aisyah.

Sementara Doan, pada awal bulan ini terbebas dari hukuman mati. Ia hanya dikenakan hukuman tiga tahun empat bulan penjara. Pengacaranya mengatakan, Doan bakal bebas pada Mei tahun ini, karena masa hukumannya sudah dipotong masa tahanan.

Empat warga Korea Utara juga dituduh melakukan pembunuhan Kim Jong Nam, tetapi melarikan diri dari Malaysia segera setelah pembunuhan itu terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pembunuh Kim Jong Nam, Doan WN Vietnam Bebas dari Hukuman Mati

Pembunuh Kim Jong Nam, Doan WN Vietnam Bebas dari Hukuman Mati

News | Selasa, 02 April 2019 | 13:41 WIB

5 Fakta Masayoshi Son, Orang Korea Utara Tajir sampai Beli Yahoo!

5 Fakta Masayoshi Son, Orang Korea Utara Tajir sampai Beli Yahoo!

Bisnis | Senin, 01 April 2019 | 15:37 WIB

Ekspresi Terdakwa Pembunuh Saudara Kim Jong-un Usai Lolos Hukuman Mati

Ekspresi Terdakwa Pembunuh Saudara Kim Jong-un Usai Lolos Hukuman Mati

News | Senin, 01 April 2019 | 13:25 WIB

Lolos Hukuman Mati, Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Segera Bebas

Lolos Hukuman Mati, Terdakwa Pembunuh Kim Jong-nam Segera Bebas

News | Senin, 01 April 2019 | 12:55 WIB

Keren, Ada Resor Ski Mewah Milik Kim Jong Un di Korea Utara!

Keren, Ada Resor Ski Mewah Milik Kim Jong Un di Korea Utara!

Lifestyle | Minggu, 31 Maret 2019 | 19:34 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB