Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 16:02 WIB
FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang
Boeing 737 Max 8 dipamerkan di Farnborough, Inggris pada Juli 2018. [Shutterstock]

Suara.com - Otoritas Penerbangan Amerika Serikat atau Federal Aviation Administration bakal meninjau kembali keselamatan Boeing 737 MAX 8. Hal ini untuk memastikan keselamatan pesawat jenis tersebut.

Dilansir dari Reuters, FAA bakal membentuk tim Tinjauan Teknis Otoritas Gabungan untuk memastikan keselamatan Boeing 737 MAX 8 yang akan diketuai oleh mantan ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Christopher Hart dan terdiri dari tim ahli dari FAA, NASA, dan internasional otoritas penerbangan.

FAA mengatakan, kelompok itu akan melakukan tinjauan komprehensif sertifikasi sistem kontrol penerbangan otomatis pada pesawat Boeing 737 MAX 8.

"Dan mengevaluasi aspek-aspek sistem kontrol penerbangan otomatis 737 MAX 8, termasuk interaksi desain dan pilotnya dengan sistem, untuk menentukan kepatuhannya terhadap semua peraturan yang berlaku dan untuk mengidentifikasi peningkatan di masa depan yang mungkin diperlukan," kata FAA.

Seorang pejabat FAA mengatakan, peninjauan itu tidak terkait dengan kapan tim akan memutuskan untuk mengizinkan 737 MAX 8 kembali mengudara.

Peninjauan kembali dilakukan dua hari setelah FAA dan Boeing mengisyaratkan bahwa pesawat-pesawat itu mungkin akan tak mengudara lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Boeing mengatakan pekan lalu bahwa mereka memprogram ulang perangkat lunak mereka untuk mencegah data yang salah yang sedang dalam pengawasan ketat menyusul dua kecelakaan mematikan.

Boeing lewat CEO-nya Dennis Muilenburg mengklaim telah melakukan uji terbang Boeing 737 MAX 8 yang perangkat lunaknya telah diperbaharui.

"Pembaruan perangkat lunak berfungsi sebagaimana dirancang, dan pilot mendarat dengan selamat di Boeing Field (dekat Seattle)," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Boeing akan melakukan penerbangan uji dan demo tambahan sambil kami terus bekerja untuk menunjukan bahwa kami telah mengidentifikasi dan memenuhi semua persyaratan sertifikasi dengan tepat. Kami akan mengirimkan pembaruan untuk tinjauan FAA (Administrasi Penerbangan Federal) begitu pekerjaan telah selesai dalam beberapa minggu mendatang," tambah Dennis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Larangan Terbang Boeing 737 Max 8 di Langit Arab Saudi Diperpanjang

Larangan Terbang Boeing 737 Max 8 di Langit Arab Saudi Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 02 April 2019 | 10:36 WIB

Southwest Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga Mei

Southwest Airlines Tak Akan Terbangkan Boeing 737 Max 8 Hingga Mei

Bisnis | Senin, 01 April 2019 | 08:19 WIB

Skandal Boeing 737 Max, Garuda Akan Tetap Beli Pesawat Boeing

Skandal Boeing 737 Max, Garuda Akan Tetap Beli Pesawat Boeing

Bisnis | Jum'at, 29 Maret 2019 | 02:05 WIB

Terkini

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB