Beda Pandangan Kubu Prabowo dan Jokowi soal Penanaman Ideologi Pancasila

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 04 April 2019 | 17:27 WIB
Beda Pandangan Kubu Prabowo dan Jokowi soal Penanaman Ideologi Pancasila
Diskusi bertajuk "Setelah Debat ke-Empat Siapa Makin Memikat". (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Jansen Sitindaon mengkritik pernyataan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) soal pentingnya penanaman ideologi Pancasila sejak dini.

Hal ini dikatakan Jansen dalam diskusi bertajuk "Setelah Debat ke-Empat Siapa Makin Memikat" di Resto Ajag Ijig, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/4/2019).

"Saya kemarin agak tergelitik sedikit, karena Pak Jokowi ingin merasa beda dari yang sebelumnya dikatakan oleh Pak Prabowo. Pendidikan Pancasila harus dari SD, SMP, SMA, pak Jokowi datang karena ingin beda sejak bukan hanya sejak SD, tapi PAUD dia bilang," ujar Jansen.

Menurut Jansen, seharusnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak dibebankan dengan pendidikan idelogi Pancasila. Sebab di usia tersebut, anak -anak harusnya dibebaskan seperti bermain.

"Saya punya anak kecil, dokter saya bilang anak kecil itu sepenuhnya harus dibebaskan untuk bermain, jangan dicekoki yang lain-lain gitu, itu saya kita sudah over," kata dia.

Politikus Partai Demokrat ini kemudian menilai tak seharusnya PAUD dibebankan pendidikan ideologi Pancasila.

"Menurut saya terlalu over anak usia Paud itu tidak harus dicekok pendidikan ideologi Pancasila. Yang saya pahami usia PAUD di usia PAUD itu nggak usah duku biarkan bermain dulu," ucap Jansen.

Kedua Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Kedua Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Mendengar hal tersebut, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, Arya Sinulingga tak terima dengan pernyataan Jansen. Arya menyebut pendidikan ideologi yang diterapkan nantinya bukan hal yang rumit.

"(Pendidikan) Pancasila itu gampang bukan yang rumit-rumit itu," kata Arya.

baca juga

Menurut Arya, nantinya dalam pendidikan ideologi Pancasila lebih diajarkan terkait perbedaan agama dan menghargai perbedaan satu sama lain.

"Anak kecil diajarkan perbedaan, oh ada agama lain, hanya menghargai perbedaan, oh ada yang salat, ada yang berdoa, itulah Pancasila. Jangan dianggap rumit ideologi itu. Itu belajar perbedaan, belajar suku yang berbeda," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kampanye Akbar di GBK, Prabowo - Sandi Gelar Shalat Subuh Berjamaah

Kampanye Akbar di GBK, Prabowo - Sandi Gelar Shalat Subuh Berjamaah

News | Kamis, 04 April 2019 | 16:17 WIB

Usai Lepas Jabatan Walkot Bogor, Bima Arya Akan Kampanye untuk PAN

Usai Lepas Jabatan Walkot Bogor, Bima Arya Akan Kampanye untuk PAN

Jabar | Kamis, 04 April 2019 | 13:23 WIB

Suara Pendukung Belum Capai 50 Persen, Prabowo Bisa Salip Jokowi

Suara Pendukung Belum Capai 50 Persen, Prabowo Bisa Salip Jokowi

News | Rabu, 03 April 2019 | 19:43 WIB

Menangis Dapat Sumbangan dari Pendukung, BPN: Hati Prabowo Mudah Tersentuh

Menangis Dapat Sumbangan dari Pendukung, BPN: Hati Prabowo Mudah Tersentuh

News | Rabu, 03 April 2019 | 13:27 WIB

Hasil Survei LSI Denny JA, Jokowi - Maruf Masih Unggul Dua Digit

Hasil Survei LSI Denny JA, Jokowi - Maruf Masih Unggul Dua Digit

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:40 WIB

Terkini

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

×