FPI Jawab Pengakuan Yusril Soal Bendera PBB Disita di Kampanye Prabowo

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 08 April 2019 | 14:28 WIB
FPI Jawab Pengakuan Yusril Soal Bendera PBB Disita di Kampanye Prabowo
Ilustrasi pendukung pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat kampanye akbar di Stadion GBK, Jakarta, Minggu (7/4/2019). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Slamet Maarif angkat suara soal pengakuan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra yang mengaku ada penyitaan bendera PBB saat Kampanye Akbar Prabowo - Sandiaga di Stadion GBK pada Minggu (7/4/2019) kemarin. Justru ia menyebut tidak ada laporan penyitaan bendera oleh pihak FPI.

Slamet menjelaskan, bahwa laskar FPI yang bertugas saat kampanye berlangsung itu tidak menyampaikan adanya orang yang datang membawa bendera PBB. Otomatis hal itu membuat Slamet meyakini kalau tidak ada penyitaan bendera seperti yang disampaikan Yusril.

"Nggak ada laporan," kata Slamet saat dihubungi Suara.com, Senin (8/4/2019).

Di satu sisi, Slamet malah heran dengan apa yang disampaikan Yusril melalui video yang diunggahnya melalui akun Instagram pribadinya @yusrilihzamhd pada Minggu sore.
Menurut Slamet, jika memang benar ada orang yang membawa bendera PBB saat kampanye akbar Prabowo - Sandiaga, maka itu salah alamat. Karena PBB selama ini sudah mendeklarasikan dukungannya untuk Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kalau betul, sudah tahu itu kampanye Prabowo kok mereka bawa bendera PBB? Kan PBB dukung Jokowi," ujarnya.

"Mereka mau cari sensasi atau sengaja pancing kita buat cari berita? Aneh," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kampanye akbar pasangan Capres-Cawapres nomor urut 02 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dihadiri ribuan massa. Selang beberapa lama usai kampanye yang digelar Minggu (7/4/2019) pagi itu, muncul kabar Bendera Partai Bulan Bintang (PBB) disita saat akan dibawa masuk ke arena kampanye.

Kabar penyitaan bendera itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra melalui video yang diunggah di akun Instagramnya @yusrilihzamhd pada Minggu sore.

Dalam video itu, Yusril mengaku tengah berada di Hongkong. Ia pun mengaku berterima kasih ke sejumlah pihak atas penyitaan bendera PBB itu. Yusril menduga bendera PBB itu sengaja dibawa oknum. Meski demikian, dia merasa PBB tidak dipermalukan atas kejadian penyitaan itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Demokrat Soal AHY yang Tak Muncul di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

Alasan Demokrat Soal AHY yang Tak Muncul di Kampanye Akbar Prabowo-Sandi

News | Senin, 08 April 2019 | 14:10 WIB

Kronologis Massa PDIP dan FPI Bentrok di Yogyakarta, Ngejek dan Lempar Batu

Kronologis Massa PDIP dan FPI Bentrok di Yogyakarta, Ngejek dan Lempar Batu

Jogja | Senin, 08 April 2019 | 13:31 WIB

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

Cerita Wartawan Asing saat Liput Kampanye Akbar Prabowo: Dia Menatap Kami

News | Senin, 08 April 2019 | 14:16 WIB

Saling Ejek, Massa Kampanye Jokowi-Maruf Bentrok di Markas FPI Sleman

Saling Ejek, Massa Kampanye Jokowi-Maruf Bentrok di Markas FPI Sleman

Jogja | Senin, 08 April 2019 | 08:11 WIB

Ada Awan Lafaz Allah di Kampanye Prabowo, Oppie Andaresta Berkomentar

Ada Awan Lafaz Allah di Kampanye Prabowo, Oppie Andaresta Berkomentar

Entertainment | Senin, 08 April 2019 | 08:07 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×