Mengadu Jadi Budak Seks Majikan, Kisah TKI Malah Diperas KBRI di Damaskus

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 09 April 2019 | 17:17 WIB
Mengadu Jadi Budak Seks Majikan, Kisah TKI Malah Diperas KBRI di Damaskus
EH, TKI yang menjadi korban perdagangan orang di Suriah. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Seorang perempuan berhijab berinisial EH membeberkan cerita getir selama diperlakukan sebagai budak dan diperkosa sang majikan selama bekerja sebagai tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Suriah.

Kisah itu disampaikan saat EH dihadirkan dalam rilis pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang digelar Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Selasa (9/4/2019).

EH mengaku sempat meminta bantuan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Damaskus, Suriah. Kenyataan berkata lain, perempuan asal Tengerang itu malah diusir dan dicaci maki oleh pejabat KBRI Damaskus.

Kedatangan EH ke kantor KBRI Damaskus adalah ingin mengadu lantaran merasa tidak digaji selama 3 bulan oleh majikannya. Tak hanya itu, ia menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan oleh anak majikannya hingga hamil. 

"Saya minta pertolongan secara baik-baik ke KBRI Damaskus, tapi saya malah dicaci maki dan Pak Kholik itu bilang kalau tubuh saya tidak kena pukul oleh majikan, saya belum boleh mengadukan hal itu," kata EH yang mengenakan topeng berwarna biru.

Polisi tangkap 8 pelaku perdagangan orang jaringan 4 negara. (Suara.com/Arga)
Polisi tangkap 8 pelaku perdagangan orang jaringan 4 negara. (Suara.com/Arga)

Saat berada di kantor KBRI Damaskus, EH juga nyaris diperas pegawai di KBRI Damaskus. Sebab, dia mengaku dimintakan uang sebesar 8 ribu dolar jika ingin pulang ke Indonesia.

"Saya bilang ke Pak Kholik kalau saya tidak punya uang sebanyak itu. Akhirnya Pak Kholik ini telepon agen saya dan mengembalikan saya ke agen saya di Suriah," jelasnya.

Alih-alih meminta perlindungan hukum, EH malah dipenjara lantaran dituduh telah mencuri mencuri tanpa adanya pembuktian barang bukti.

"Saya dipenjara dalam kondisi hamil di Suriah sana karena dituduh mencuri tanpa ada buktinya," tambah EH.

baca juga

EH mengaku dirinya malah diselamatkan oleh KBRI Baghdad serta mendapat jaminan dari pengacara yang bernama Seed Foundation sehingga berhasil dibebaskan dari tahanan. 

"Saya bukan diselamatkan KBRI Damaskus. Tapi yang menyelamatkan saya di Damaskus malah KBRI Baghdad," tutur EH.

Dia pun beralasan sengaja membeberkan kisahnya itu agar bisa menjadi pelajaran sehingga tidak ada lagi kekerasan dan penelantaran para TKI di luar negeri. Bahkan, dia mengimbau pada masyarakat untuk tidak bekerja di luar negeri sebagai pembantu rumah tangga dengan iming-iming gaji besar.

"Cukup di saya saja, jangan ada yang lain lagi lah," singkat EH.

Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menangkap 8 orang terkait kasus perdagangan orang. Ribuan orang pun menjadi korban kejahatan tersebut dan di jual ke sejumlah negara di Timur Tengah sebagai pekerja rumah tangga (PRT).

Polisi menangkap tersangka Abdul Halim Erlangga terkait jaringan Suriah. Abdul merupakan agen pemberangkatan yang telah menjual kurang lebih 300 orang sejak tahun 2014. Dari hasil kejahatannya, tersangka meraup keuntungan senilai Rp 900 juta.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis yaitu Pasal 4 dan Pasal 10 Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan Pasal 81 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Tangkap 8 Pelaku Perdagangan Orang Jaringan 4 Negara, Korban Ribuan

Polisi Tangkap 8 Pelaku Perdagangan Orang Jaringan 4 Negara, Korban Ribuan

News | Selasa, 09 April 2019 | 16:30 WIB

Bayi Kurang Gizi Hingga Perempuan Cedera Penuhi Rumah Sakit di Suriah

Bayi Kurang Gizi Hingga Perempuan Cedera Penuhi Rumah Sakit di Suriah

News | Senin, 08 April 2019 | 08:42 WIB

Menyerah, Teroris ISIS Ini Bertanya: Apa di Sini Ada Restoran McDonalds?

Menyerah, Teroris ISIS Ini Bertanya: Apa di Sini Ada Restoran McDonalds?

News | Selasa, 02 April 2019 | 17:20 WIB

Khilafah ISIS Runtuh, Bagaimana Proses Pemulangan WNI di Suriah?

Khilafah ISIS Runtuh, Bagaimana Proses Pemulangan WNI di Suriah?

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 10:14 WIB

Cerita Nur Dhania, Gadis Indonesia yang Ajak Keluarga ke Suriah Gabung ISIS

Cerita Nur Dhania, Gadis Indonesia yang Ajak Keluarga ke Suriah Gabung ISIS

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 12:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×