Survei Voxpol Center: Hanya Tujuh Parpol Lolos Parlemen

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Selasa, 09 April 2019 | 17:30 WIB
Survei Voxpol Center: Hanya Tujuh Parpol Lolos Parlemen
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mejelaskan hasil survei terbarunya, Selasa (9/4/2019). [Suara.com/Muhammad Yasir]

Suara.com - Voxpol Center Research and Consulting menyebut hanya ada tujuh partai politik yang mampu melewati ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Hal itu berdasarkan hasil survei teranyar Voxpol Center Research and Consulting.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mejelaskan dari hasil survei diketahui hanya tujuh partai politik perserta Pemilu 2019 yang mampu melewati ambang batas parlemen sebesar empat persen.

Pangi mengatakan perolehan suara terbesar masih dipegang oleh tiga partai raksasa yakni PDIP sebesar 24,1 persen, Gerindra 19,3 persen dan Golkar 9,5 persen.

"Diprediksi hanya ada tujuh partai politik yang memenuhi ambang batas parlemen empat persen, yaitu PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, Demokrat, Nasdem dan PAN," tutur Pangi di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (9/4/2019).

Sementara itu, Pangi mengatakan PKS, PPP, dan Hanura sebagai partai lama masih terancam tidak lolos ke parlemen.

Terlebih, kata Pangi, jika partai tersebut tidak mampu merebut hati undecided voters atau pemilih yang belum menentukan pilihannya.

"Namun masih ada beberapa partai yang berpeluang lolos kesenayan dengan mempertimbangkan margin of error, PKS 3,9 persen, Perindo 3,3 persen, PPP 2,9 persen. Perindo menjadi satu-satunya partai baru yang punya peluang besar lolos ke senayan. Sisanya partai-partai lain elektabilitasnya di bawah 2 persen, Hanura 1,1 persen, PBB 0,3 persen, PSI 0,2 persen, Berkarya 0,2 persen, PKPI 0,1 persen, dan Garuda 0,1 persen," ungkapnya.

Untuk diketahui, Voxpol Center Research and Consulting melakukan survei selama 15 hari sejak 18 Maret hingga 1 April 2019. Survei tersebut melibatkan 1.600 responden di seluruh provinsi Indonesia yang telah berusia 17 tahun ke atas.

Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan metode multistage random sampling dan wawancara tatap muka.

baca juga

Tingkat kesalahan atau margin of error survei sebesar 2,45 persen. Sedangkan tingkat kepercayaan survei sebesar 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei LSI Denny JA, Jokowi - Maruf Masih Unggul Dua Digit

Hasil Survei LSI Denny JA, Jokowi - Maruf Masih Unggul Dua Digit

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:40 WIB

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi - JK Capai 65,9 Persen

Tingkat Kepuasan Kinerja Jokowi - JK Capai 65,9 Persen

News | Senin, 25 Maret 2019 | 17:47 WIB

Prediksi Pileg Charta Politika: PDI-P Teratas, Garuda Paling Buncit

Prediksi Pileg Charta Politika: PDI-P Teratas, Garuda Paling Buncit

News | Senin, 25 Maret 2019 | 16:30 WIB

Hasil Survei Charta Politika: Jokowi Unggul 18,2 Persen dari Prabowo

Hasil Survei Charta Politika: Jokowi Unggul 18,2 Persen dari Prabowo

News | Senin, 25 Maret 2019 | 15:17 WIB

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:44 WIB

Terkini

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:31 WIB

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:22 WIB

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:18 WIB

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

Wamendikdasmen Akan Cek Dugaan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:09 WIB

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

Bapemperda DPRD DKI Jakarta Dorong PAM Jaya Percepat Perbaikan Pipa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:59 WIB

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

Gerak Cepat Tangani Rob Pati, Ahmad Luthfi Siapkan Rp400 Juta untuk Rehabilitasi Tanggul

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:58 WIB

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

Alasan Kesehatan, Hakim Bacakan Vonis Nadiem Makarim Selasa Pekan Depan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:56 WIB