Prediksi Pileg Charta Politika: PDI-P Teratas, Garuda Paling Buncit

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 25 Maret 2019 | 16:30 WIB
Prediksi Pileg Charta Politika: PDI-P Teratas, Garuda Paling Buncit
Direktur Eksekutif Charta Politica Yunarto Wijaya memaparkan hasil riset yang dilakukan lembaganya di kantor Charta Politica, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Lembaga Survei Charta Politika menyebut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) akan memperoleh suara tertinggi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Perolehan suara PDI-P diprediksi mencapai 24,8 persen.

Sedangkan, Partai Gerindra sebagai partai pengusung Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto memperoleh peringkat kedua dengan raihan suara sebanyak 15.7 persen.

Sementara di peringkat ketiga sampai kelima ditempati oleh Partai Golkar 9,8 persen, PKB 7,2 persen, dan Partai Demokrat 5,1 persen.

"PDIP dan Partai Gerindra merupakan partai politik tertinggi pilihan masyarakat," kata Direktur Eksekutif Charta Politica, Yunarto Wijaya di kantor Charta Politica, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3/2019).

Peringkat tiga terakhir dari hasil survei Charta Politika adalah Partai Garuda 0,2 persen, PKPI 0,3 persen dan Partai Berkarya 0,4 persen.

Dari keseluruhan data survei Pileg, jumlah undecided voters atau yang belum menentukan pilihan sebanyak 17,1 persen.

Yunarto memprediksi, nantinya akan ada delapan sampai sembilan partai yang akan meramaikan kursi parlemen. Dalam hasil survei Charta Politika, terdapat tujuh partai yang sudah melewati ambang batas parliamentary thershold yaitu empat persen.

"Prediksi saya nanti ada sekitar 8-9 partai yang akan lolos," jelas Yunarto.

Survei Charta Politika tersebut dilakukan dari 1-9 Maret 2019 dengan melakukan wawancara tatap muka, dengan menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 2000 orang yang sudah 17 tahun atau terdaftar sebagai pemilih.

Metode penarikan sampel dilakukan secara acak bertingkat dengan margin of error kurang lebih 2,19 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Survei Charta Politika: Jokowi Unggul 18,2 Persen dari Prabowo

Hasil Survei Charta Politika: Jokowi Unggul 18,2 Persen dari Prabowo

News | Senin, 25 Maret 2019 | 15:17 WIB

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

Prabowo Tak Percaya Hasil Survei, CSIS: Dia Sebenarnya Khawatir

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 16:44 WIB

Survei Konsepindo: Elektabilitas PDI-P Teratas

Survei Konsepindo: Elektabilitas PDI-P Teratas

News | Rabu, 13 Maret 2019 | 17:04 WIB

Ditanya Nilai IQ, Fadli Zon Pamer Prestasi Sejak SD

Ditanya Nilai IQ, Fadli Zon Pamer Prestasi Sejak SD

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:57 WIB

4 Daerah di Jawa Jadi Kunci Kemenangan Pileg 2019

4 Daerah di Jawa Jadi Kunci Kemenangan Pileg 2019

News | Jum'at, 08 Juni 2018 | 17:30 WIB

Terkini

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB