Sampai Teriak, Debat Tensi Tinggi Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 11 April 2019 | 13:31 WIB
Sampai Teriak, Debat Tensi Tinggi Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean
Debat Razman Nasution dan Ferdinand Hutahaean. [Youtube]

Suara.com - Debat tensi tinggi terjadi antara Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - Maruf Amin, Razman Arif Nasution dan Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean.

Momen ini terjadi antara Razman Nasution dan Haikal Hassan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One bertajuk 'El Clasico : Jokowi Vs Prabowo, Menang Siapa?' yang ditayangkan Selasa (9/4/2019) malam.

Berawal ketika Razman Nasution mempertanyakan keputusan Itjima Ulama yang mendukung Prabowo Subianto menjadi calon presiden. Dia pun membeberkan silsilah Prabowo Subianto yang lahir dari orangtua beda agama serta membandingkannya dengan Jokowi.

"Ini bukan kebencian saya terhadap satu ras atau membeda-bedakan. Kita tahu bahwa pak Jokowi - Maruf itu Muslim, kedua orangtuanya juga Muslim. Sedangkan pak Prabowo, orangtua perempuannya jelas Nasrani. Kalau kita kaji secara mendalam, apakah ini sudah menjadi pilihan yang tepat?" ujar Razman Nasution.

Mengklaim sebagai mantan anggota gerakan 212, Razman Nasution pun menolak jika Prabowo Subianto diusung sebagai perwakilan ulama. "Sementara, untuk menjadi imam salat pun, beliau (Prabowo) tidak bisa. Dan, itu diakui," tutur Razman.

Menanggapi pernyataan Razman Nasution, Ferdinand Hutahaean menyebut hal tersebut tidak elok dan rasisme. Menurut Ferdinand Hutahaean, Razman Nasution tidak perlu menyampaikan agama yang dianut orangtua Prabowo Subianto. Pun demikian dengan agama dari orangtua Jokowi.

"Apa yang disampaikan bang Razman itu tidak elok. Rasis. Apapun orangtua Prabowo Subianto maupun Jokowi tidak perlu disampaikan seperti itu. Itu bisa menjadi isu identitas. Hati-hati, jangan sampai isu identitas yang sudah panas ini menjadi semakin panas, bang Razman," ujar Ferdinand Hutahaean.

Pernyataan tersebut dibantah oleh Razman Nasution. Dia mengklaim tidak untuk memanas-manasi isu identitas dan rasisme. Razman Nasution menegaskan hanya mempertanyakan keputusan Itjima Ulama.

"Saya tidak memanaskan bidang itu. Saya hanya mengatakan Itjima Ulama. Mungkinkan agama saya dan bang Ferdinand berbeda? Saya mengatakan Itjima Ulama itu meminta ulama sebagai pendamping pak Prabowo. Ke sana arahnya, jangan dibelokkan. Kita kan sama," ujar Razman Nasution.

Ferdinand Hutahaean pun balik bertanya kepada Razman Nasution terkait keikutsertaannya dalam Itjima Ulama, "Nah, abang (Razman Nasution) ikut nggak dalam Itjima Ulama itu?"

Dengan tegas, Razman Nasution pun menjawab dengan nada tinggi, "Lho, saya ini pengacara Habib Rizieq bos! Saya dari sana! Saya lebih tahu 212 daripada Anda!"

Kembali, Ferdinand Hutahaean mendesak jawaban dari Razman Nasution terkait keikutsertaannya dalam Itjima Ulama, "Bang Razman ikut nggak dalam Itjima Ulama itu? Ikut nggak Itjima Ulama itu?"

Dijawab Razman Nasution, "Untuk apa? Saya kan sudah di (kubu) sini."

Pernyataan Razman Nasution di-smash balik oleh Ferdinand Hutahaean, "Nah, kalau nggak ikut, jangan mengklaim hasilnya! Itjima Ulama itu untuk yang hadir di situ!"

Mereka pun melakukan debat kusir sambil teriak mengenai Itjima Ulama. Keduanya sama-sama tidak mau mengalah dan ingin berbicara. Hingga akhirnya, pembawa acara Karni Ilyas pun menyetop debat tersebut dengan jeda iklan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haikal Hassan Sebut Jokowi Bohongi Rakyat, Razman Nasution Naik Darah

Haikal Hassan Sebut Jokowi Bohongi Rakyat, Razman Nasution Naik Darah

News | Rabu, 10 April 2019 | 08:58 WIB

Bikin Penasaran, Jawaban Karni Ilyas Ditanya Kubu Paslon yang Didukung

Bikin Penasaran, Jawaban Karni Ilyas Ditanya Kubu Paslon yang Didukung

News | Senin, 08 April 2019 | 16:12 WIB

Akun Medsos Pendukung Diretas, Timses Prabowo Merasa Dirugikan

Akun Medsos Pendukung Diretas, Timses Prabowo Merasa Dirugikan

News | Sabtu, 06 April 2019 | 12:31 WIB

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

Akun Medsos Ferdinand Diretas, Timses Prabowo: Ada Pihak yang Kalap

News | Sabtu, 06 April 2019 | 12:12 WIB

Foto Syur Ferdinand Tersebar, BPN: Pelaku Diduga Punya Kekuatan Luar Biasa

Foto Syur Ferdinand Tersebar, BPN: Pelaku Diduga Punya Kekuatan Luar Biasa

News | Jum'at, 05 April 2019 | 12:32 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×