Geger, Kotak dan Ratusan Ribu Surat Suara Mendadak Hilang di 5 TPS Sumsel

Agung Sandy Lesmana
Geger, Kotak dan Ratusan Ribu Surat Suara Mendadak Hilang di 5 TPS Sumsel
Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana. (Andhiko Tungga Alam)

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Kelly Mariana menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran untuk mengetahui keberadaan logistik pemilu tersebut.

Suara.com - Sebanyak lima kotak dan ratusan ribu surat suara untuk pemilihan presiden (pilpres) mendadak menghilang secara misterius dari tempat pemilihan suara (TPS) sebelum warga menggunakan hak pilihnya pada Rabu (17/4/2019).

Hilangnya kotak suara tersebur terjadi setidaknya di lima TPS yakni TPS 09, TPS 10, TPS 11, TPS 12 dan TPS 13 di Kelurahan Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Meski mengalami kendala, namun hanya dua TPS yang masih melaksanakan proses pencoblosan. Sedangkan tiga TPS lainnya lebih memilih menunda pelaksanaan sembari menunggu surat suara Pilpres tersebut.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Kelly Mariana menyebut saat ini pihaknya tengah melakukan penelusuran untuk mengetahui keberadaan logistik pemilu tersebut.

Menurutnya, kotak dan surat suara tersebut bisa saja terselip atau kesalahan hitung logistik saat didistribusikan. Mengingat, dalam mekanisme pendistribusian, logistik tersebut menggunakan truk yang sama.

Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana. (Andhiko Tungga Alam)
Ketua KPU Sumsel, Kelly Mariana. (Andhiko Tungga Alam)

Terkait hal ini, dia mengaku akan berkoordinas dengan KPPS di lima TPS tersebut untuk memberikan opsi apakah proses pencoblosan berlanjut atau tidak, mengingat empat jenis surat suara lainnya tidak ada masalah.

"Tiga TPS memilih untuk menunda pemilihan. Sedangkan dua TPS lainnya melakukan pencoblosan tanpa lembar surat suara pilpres," tegas Kelly di Kantor KPU Sumsel, Rabu (17/04/2019).

Ia menegaskan, untuk pelaksanaan pencoblosan lanjutan di tiga TPS tersebut akan dilakukan dalam 10 hari ke depan, setelah menerima rekomendasi dari PPS, PPK dan diteruskan ke KPU RI.

Sementara, Kapolda Sumsel Zulkarnain Adinegara menilai jika keberadaan kotak suara pilpres tersebut masih harus dilakukan penelusuran secara intensif. Ia menyebut jika saat dilakukan penyelidikan, pihaknya belum melihat berita acara serah terima yang dilakukan PPK ke PPS hingga ke KPPS.

"Pertahankan suasana yang kondusif ini. Secara keseluruhan keamanan pesta demokrasi di Sumsel aman," kata Zulkarnain.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS