Tuduh Lembaga Survei Bayaran, Poyuono: Kami Tak Siap Kalah, Kami Menang!

Rendy Adrikni Sadikin, Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Kamis, 18 April 2019 | 17:07 WIB
Tuduh Lembaga Survei Bayaran, Poyuono: Kami Tak Siap Kalah, Kami Menang!
Arief Poyuono. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Politikus Gerindra Arief Poyuono bersikeras menuduh lembaga survei yang melakukan penghitungan cepat alias quick count sebagai 'lembaga bayaran'. Ia mengatakan hal tersebut di tayangan Mata Najwa, Rabu (17/4/2019) kemarin malam.

"Kalau sebuah lembaga survei, sebelum pilpres dikumpulin di Istana, what's going on?" ujar Poyuono, yang beranggapan bahwa lembaga survei melakukan kecurangan dengan mengelabui masyarakat melalui quick count untuk menentukan hasil real count.

Poyuono kemudian menjelaskan, hasil quick count Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi berbeda dari lembaga survei.

"Yang menang Pak Prabowo," katanya.

Ia pun ditantang Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya untuk membuka hasil quick count versi BPN, yang mengklaim kemenangan Prabowo, pada masyarakat, dan dirinya mengaku berani menerima tantangan itu.

Mendengar Pouyono menggebu-gebu saat berbicara tentang kemenangan Prabowo, Koordinator Bidang Penggalangan Khusus DPP Golkar Rizal Mallarangeng mencoba mengungkapkan prinsip demokrasi.

"Salah satu prinsip demokari, kita siap kalah, kita siap menang," ujar Rizal Mallarangeng.

Namun, Pouyono langsung memotongnya dengan membantah, "Lo, kita tidak siap kalah. Kita menang! Kita menang kok!"

Saat ditanyai Najwa Shihab, selaku pemandu acara, terkait latar belakang keyakinan BPN bahwa Prabowo menang, Pouyono mengaku telah memiliki saksi-saksi di TPS yang juga melakukan penghitungan.

"Kami mengambil sampelnya itu, 50 ribu TPS, menang Prabowo. (Hasilnya) 54 persen lebih," tegasnya.

Najwa Shihab lalu menyinggung peristiwa pada 2014, saat paslon Prabowo-Hatta Rajasa sujud syukur mengklaim kemenangan, tetapi kemudian ternyata kalah. Menurut Poyuono, hal itu, dengan tegas ia katakan, tak akan terulang lagi.

"Karena?" tanya Njawa Shihab.

"Karena Prabowo yang menang," jawab Poyuono, yang lagi-lagi menuding lembaga survei quick count lembaga bayaran.

Untuk menghindari fitnah, Najwa Shihab langsung meminta klarifikasi dari Yunarto Wijaya.

"Tidak sama sekali untuk quick count, dan itu bisa dipertanggungjawabkan secara legal dengan tempat-tempat media kita bekerja sama, dan saya bisa buktikan Anda fitnah. Anda fitnah," jelas Yunarto Wijaya, menunjuk Poyuono.

Rizal Mallarangeng pun menimpali, "Sebagai info, KPU mewajibkan para lembaga survei itu membuka metodologinya dan sumber pendanaannya, tapi kalau Anda buka ke Pak Poyuono pun, enggak ngerti juga dia metodologi kalau dipelajarin."

"Aduh, Mas. Statistik saya A, Mas. Ngawur sampeyan. Saya S1 S2 Statistik saya A. Belum tentu situ itu menang ilmu matematikanya sama saya," balas Poyuono degan penuh semangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Charta Politika Soroti 4 Kejanggalan Surat Survei Menangkan Prabowo

Bos Charta Politika Soroti 4 Kejanggalan Surat Survei Menangkan Prabowo

News | Kamis, 18 April 2019 | 16:08 WIB

Dianggap Menyesatkan dan Berbahaya, BPN Laporkan Lembaga Survei Ini ke KPU

Dianggap Menyesatkan dan Berbahaya, BPN Laporkan Lembaga Survei Ini ke KPU

News | Kamis, 18 April 2019 | 15:48 WIB

Prabowo Bawa Kucing Kesayangan saat Jenguk Sandiaga yang Sakit Cegukan

Prabowo Bawa Kucing Kesayangan saat Jenguk Sandiaga yang Sakit Cegukan

News | Kamis, 18 April 2019 | 15:12 WIB

Menang Quick Count Ma'ruf Tak Ingin Gegabah, Sindir Sujud Syukur Prabowo?

Menang Quick Count Ma'ruf Tak Ingin Gegabah, Sindir Sujud Syukur Prabowo?

News | Kamis, 18 April 2019 | 14:50 WIB

Jokowi Ungguli Prabowo, Rupiah Sempat Menguat Rp 13.995 Per Dolar AS

Jokowi Ungguli Prabowo, Rupiah Sempat Menguat Rp 13.995 Per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 18 April 2019 | 14:24 WIB

Terkini

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Beragama Redam Ego demi Perdamaian Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 06:21 WIB

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB