KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Romahurmuziy

Bangun Santoso, Welly Hidayat

Senin, 22 April 2019 | 11:00 WIB
KPK Ajukan Penundaan Sidang Praperadilan Romahurmuziy
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah mengirimkan surat kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terkait permohonan penundaan sidang praperadilan yang diajukan tersangka eks Ketum PPP Romahurmuzy alias Rommy yang digelar, Senin (22/4/2019) hari ini.

Sidang perdana praperadilan Rommy itu dijadwalkan digelar hari ini terkait penetapan tersangka atas dirinya dalam kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

"Biro Hukum KPK telah mengirimkan surat ke PN Jakarta Selatan dan hakim praperadilan, untuk meminta penundaan persidangan praperadilan yang diajukan tersangka RMY (Romahurmuziy)," kata Juru Bicara KPK, Febri Doansyah di gedung KPK, Senin (22/4/2019).

Menurut Febri, penundaan tersebut diminta Biro Hukum KPK karena masih memerlukan koordinasi.

"Kebutuhan koordinasi untuk persiapan bukti-bukti yang relevan," ujar Febri.

Melansir situs resmi PN Jaksel (sipp.pn-jakartaselatan.go.id), dalam surat nomor perkara 28/Pid.Pra/2019/PN JKT.SEL, Rommy mengajukan 10 poin permohonan kepada PN Jaksel sebagai bahan pertimbangan sah atau tidaknya penangkapan atau penahanan dirinya oleh KPK.

Berikut 10 poin permohonan Rommy kepada PN Jaksel dalam sidang praperadilan hari ini:

1. Menerima dan mengabulkan seluruh permohonan praperadilan Rommy.

2. Tindakan KPK saat melakukan penyadapan dan merekam pembicaraan yang dilakukan sebelum adanya surat perintah penyelidikan dinilai Rommy sebagai tindakan yang tidak berdasarkan atas hukum dan merupakan perbuatan melawan hukum;

baca juga

3. Tindakan KPK yang menetapkan Rommy sebagai tersangka dinilai tidak sah dan bertentangan dengan hukum sehingga tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

4. Penyidikan yang dilakukan oleh KPK dinilai tidak sah dan tidak berdasar hukum, oleh karenanya segala tindakan atau penetapan lainnya dinilai Rommy tidak mempunyai hukum yang mengikat.

5. Rommy menilai segala keputusan atau penetapan yang dikeluarkan oleh KPK yang berkaitan dengan Penetapan Tersangka terhadap diri dirinya oleh KPK, termasuk Surat Perintah Penangkapan, Surat Perintah Penyitaan, dan Surat Perintah Penahanan dianggap tidak sah.

6. KPK diminta mengeluarkan Rommy dari Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur Cabang Komisi Pemberantasan Korupsi.

7. Penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh KPK terhadap Rommy adalah prematur atau belum waktunya, dan oleh karenanya Rommy memerintahkan KPK untuk memberikan kesempatan untuk menjalankan hak asasinya yang dijamin dan dilindungi oleh undang-undang.

8. KPK dinilai tidak berwenang untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap diri Rommy. Ia menilai hal ini merupakan kewenangan penegak hukum lainnya yaitu Kejaksaan Negara Republik Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan oleh karenanya memerintahkan KPK untuk menyerahkan seluruh berkas pemeriksaan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia.

9. Rommy meminta hak-hak dalam kedudukan, harkat dan martabatnya dipulihkan.

10. Menghukum KPK untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara a quo.

Sebelumnya, Rommy ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan tindak pidana korupsi yaitu penerimaan hadiah atau janji terkait seleksi jabatan pada Kementerian Agama RI tahun 2018-2019. Romy ditangkap bersama 6 orang lainnya di Jawa Timur pada Jumat (15/3/2019) dan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Sabtu (16/3/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Romahurmuziy Tak Hadir di Sidang Perdana Praperadilan di PN Jaksel

Romahurmuziy Tak Hadir di Sidang Perdana Praperadilan di PN Jaksel

News | Senin, 22 April 2019 | 10:23 WIB

Romahurmuziy Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini, Ajukan 10 Permohonan

Romahurmuziy Jalani Sidang Praperadilan Hari Ini, Ajukan 10 Permohonan

News | Senin, 22 April 2019 | 07:56 WIB

KPK Periksa 4 Saksi Kasus Suap Air Minum di Kementerian PUPR

KPK Periksa 4 Saksi Kasus Suap Air Minum di Kementerian PUPR

News | Kamis, 18 April 2019 | 11:10 WIB

Mau Nyoblos, Tahanan KPK Teriak: Prabowooo doonngg

Mau Nyoblos, Tahanan KPK Teriak: Prabowooo doonngg

News | Rabu, 17 April 2019 | 12:56 WIB

63 Tahanan Koruptor Nyoblos di KPK, Awak Media Diberikan Jarak 5 Meter

63 Tahanan Koruptor Nyoblos di KPK, Awak Media Diberikan Jarak 5 Meter

News | Rabu, 17 April 2019 | 11:33 WIB

Terkini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Suhu Jakarta Panas 32C, Thom Haye Ungkap Tantangan Timnas Indonesia Lawan Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:29 WIB

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Drama 0,037 Detik di Aragon! Duel Sengit Bawa Kiandra Ramadhipa Jaga Asa 3 Besar Moto3 Junior

Sport | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 8,37%, Tembus 2,5 Juta TEUs

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:28 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia, Erick Thohir Kirim Pesan Penting untuk Skuad Garuda

Bola | Senin, 28 September 2026 | 16:25 WIB

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

Geledah BPN Jatim, KPK Temukan Sejumlah Rekening Tempat Penampungan Uang Setoran

News | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Indonesia Geser China, Kini Jadi Produsen Nikel Olahan Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:23 WIB

5 Sneakers Empuk Terbaik untuk Aktivitas Sehari-hari: Merek Lokal hingga Internasional

5 Sneakers Empuk Terbaik untuk Aktivitas Sehari-hari: Merek Lokal hingga Internasional

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:20 WIB

Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!

Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 16:18 WIB

PETI Kembali Marak di Sangihe, TMS Masih Tunggu Izin Operasi dari ESDM

PETI Kembali Marak di Sangihe, TMS Masih Tunggu Izin Operasi dari ESDM

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 16:16 WIB

×