Caleg Gagal: Ada yang Dirukiah, Curi Kotak Suara, hingga Gantung Diri

Reza Gunadha

Senin, 22 April 2019 | 15:30 WIB
Caleg Gagal: Ada yang Dirukiah, Curi Kotak Suara, hingga Gantung Diri
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Seusai hari pemungutan suara Pemilu 2019, sejumlah calon anggota legislatif alias caleg yang pesimistis bisa duduk di kursi anggota dewan mulai goyah, depresi.

Tak sedikit dari mereka yang melakukan aksi provokasi terhadap warga, lantaran kecewa perolehan suaranya tak seperti harapan. Bahkan, ada pula yang akhirnya menjalani pengobatan alternatif.

Caleg Partai Gerindra untuk DPRD Kabupaten Cirebon berinisial YA misalnya, melakukan ritual rukiah agar tenang, karena perolehan suaranya tak mencapai target untuk lolos.

Karena mulai menunjukkan gejala-gejala depresi, ia berkonsultasi ke Padepokan Anti Galau di Desa Sinarrancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (19/4) pekan lalu.

Pemimpin Padepokan Anti Galau Ustaz Ujang Al Busthomi menuturkan, ketika datang, YA langsung dimandikan pakai air kembang.

“Itu awalnya saja, agar dia tenang dan kembali lagi bersemangat, bangkit, karena gagal ke parlemen itu bukan akhir segala-galanya,” kata Ustaz Ujang via telepon kepada Suara Jabar.

Setelah menjalani ritual doa, YA akan terus dibimbing dalam padepokan tersebut sampai benar-benar kembali bersemangat.

“Dia akan ikut berzikir, memperbanyak zikir di padepokan. Penekanannya adalah, semua hal dalam hidup itu sudah digariskan, jadi serahkan semuanya kepada Allah SWT. Apabila gagal atau ada kendala, jangan terlalu bersedih atau menyesal,” tuturnya.

baca juga

Ustaz Ujang Bustomi menuturkan, sementara ini sudah ada 4 caleg yang menjalani pengobatan alternatif di pondoknya.

“Bagi yang tak mau dipublikasikan, kami berikan kamar khusus,” tukasnya.

Sementara berdasarkan informasi yang terhimpun, YA adalah caleg Partai Gerindra dari Dapil 7 untuk DPRD Cirebon.

Dia sudah menghabiskan banyak modal untuk pencalonannya. Namun, seusai hari pencoblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4), ia pesmistis bisa lolos karena perolehan suaranya tak sesuai target.

Awalnya, YA menargetkan minimal memeroleh 7 ribu suara pemilih agar bisa melenggang ke parlemen.

Tapi berdasarkan perhitungan timnya, suara yang diperoleh dari semua TPS hanya mencapai seribu pemilih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bawaslu Jateng:  93 Panwaslu Tertimpa Musibah

Bawaslu Jateng: 93 Panwaslu Tertimpa Musibah

Jawa Tengah | Senin, 22 April 2019 | 15:25 WIB

Ini Penjelasan Ketua KPPS TPS 30 Depok Soal Kesalahan Input C1 Dalam Situng

Ini Penjelasan Ketua KPPS TPS 30 Depok Soal Kesalahan Input C1 Dalam Situng

Jabar | Senin, 22 April 2019 | 15:12 WIB

Sindir Fahri Hamzah soal KPU Curang, Gus Nadir: Ente di DPR Ngapain Aja?

Sindir Fahri Hamzah soal KPU Curang, Gus Nadir: Ente di DPR Ngapain Aja?

News | Senin, 22 April 2019 | 15:09 WIB

Klaim Kemenangan 60 Persen, BPN Prabowo Bentuk Relawan Saksi Online

Klaim Kemenangan 60 Persen, BPN Prabowo Bentuk Relawan Saksi Online

News | Senin, 22 April 2019 | 13:28 WIB

Terkini

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran di Kramat Jati, 4 Pemuda Diciduk Bersama Sajam

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:51 WIB

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

BNPB Pastikan Pemadaman Karhutla di Kalimantan Tetap Berlanjut Usai Helikopter Super Puma Jatuh

News | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

PIH dan Kusam Auto Hempas! 4 Pelembap Pencerah Kemasan Tube Lebih Higienis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:40 WIB

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

A Separation: Ketika Urusan Rumah Tangga, Agama, dan Kemiskinan Berubah Jadi Teror yang Nyata

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:10 WIB

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Cara Cek Nomor HP Terdaftar Pinjol atau Tidak, Jangan Tunggu Diteror Debt Collector

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 18:05 WIB

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Sweet Child O' Mine Guns N' Roses: Cinta Axl Rose dan Kenangan Masa Remaja

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 18:03 WIB

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

IHSG Masih dalam Tren Penurunan, Diproyeksikan ke Level 4.763

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 18:00 WIB

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bukan karena Tekanan, Low Tuck Kwong Bicara Penjualan Saham BYAN ke Haji Isam

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:55 WIB

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Bobotoh Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Tegal, Persib Siapkan Penghormatan dengan Pita Hitam

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:51 WIB

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

×