BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 April 2019 | 09:48 WIB
BPN Ungkap Alasan Sandiaga Tampak Lesu Saat Deklarasi Kemenangan Prabowo
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). [Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/pd]

Suara.com - Hubungan Calon Presiden dengan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sempat dikabarkan mengalami keretakan usai hari pemungutan suara Pemilu 2019. Badan Pemenangan Nasional (BPN) menegaskan Prabowo dan Sandiaga akan terus berjuang sampai titik penghabisan.

Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga, Andre Rosiade mengungkapkan bahwa setelah mencoblos, Sandiaga melanjutkan kegiatannya bermain gitar bersama kawan-kawan dari BPN di Prabowo - Sandiaga Media Center. Di sana, cegukan Sandiaga mulai muncul.

Meskipun mulai cegukan namun tidak menyurutkan niatnya untuk menemui relawan di Hotel Ambharawa dan melanjutkan perjalananannya ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan.

"Meskipun cegukan, pak Sandi tetap menyempatkan diri menemui relawan di Hotel Ambhara lalu ke Kertanegara 4 (K4) menemui pak Prabowo dan partai koalisi," kata Andre kepada wartawan, Senin (22/4/2019).

Menurut dia, kondisi kesehatan Sandiaga mulai turun pada pukul 15.00 WIB. Saat itu Prabowo sempat meminta Sandiaga untuk beristirahat di kamar lantai atas kediaman Prabowo. Saat itu Sandiaga sempat dipijat, namun cegukannya tak kunjung hilang. Khawatir dengan kondisi Sandiaga, Prabowo meminta Sandiaga untuk dibawa ke rumah sakit.

"Pak Prabowo menemui pak Sandi sebanyak tiga kali untuk menyarankan agar dibawa ke rumah sakit saja," ujarnya.

Setelah itu, Prabowo pun meninggalkan Kertanegara untuk kembali ke kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Saat itu Sandiaga malah didera demam serta menggigil dan langsung diberikan obat oleh dokter yang disediakan dari kepolisian. Sandiaga juga diminta untuk istirahat total.

Tampak Lesu Saat Konferensi Pers dengan Prabowo

Kehadiran Sandiaga saat konferensi pers bersama Prabowo di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan sempat menjadi tanda tanya publik. Ekspresi datar, membisu dan tampak lesu tak bersemangat tampak dari Sandiaga saat menghadiri konferensi pers tersebut.

baca juga

Andre menjelaskan sebelumnya Sandiaga sempat meminta izin kepada Prabowo untuk tidak hadir dalam serangkaian kegiatan karena ingin istirahat. Sorenya, Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Ahmad Muzani sempat menyambangi kediaman Sandiaga untuk mengajak konferensi pers.

"Pak Sandi bilang sudah ijin sebelumnya ke pak Prabowo namun pak Sandi telepon pak Prabowo minta ke bang Sandi datang dan dengan kondisi kleyengan tapi langsung konpers," ujarnya.

Prabowo meminta Sandiaga untuk bisa hadir dalam konferensi pers untuk menepis anggapan adanya keretakan di antara keduanya. Diamnya Sandiaga saat konferensi pers disampaikan Andre karena memang sedang merasakan sakit.

"Pak Prabowo minta pak Sandi datang 15 menit saja agar rumor perpecahan itu bisa dibantah dan perpecahan itu tidak benar," tuturnya.

"Jadi kondisi bang Sandi itu memang sedang sakit saat konpres bersama pak Prabowo tali beliau meskipun diam matanya membaca surat yang dibacakan pak Prabowo," sambungnya.

Setelah pulih, Sandiaga pun menyempatkan diri untuk rapat bersama juru bicara serta juru debat pada Senin (22/4/2019). Saat itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya bersama Prabowo tetap akan solid demi mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur.

"Sampai titik darah penghabisan melalui pilpres ini, beliau akan berdiri tegak bersama pak Prabowo untuk mengawal perubahan menuju Indonesia Adil dan Makmur," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Pantas Jadi Presiden RI? Ini 5 Kriteria Menurut Rakyat Warganet

Siapa Pantas Jadi Presiden RI? Ini 5 Kriteria Menurut Rakyat Warganet

Your Say | Selasa, 23 April 2019 | 09:18 WIB

Pascapilpres, Aksi Ambil Untung Bakal Buat IHSG Terkoreksi

Pascapilpres, Aksi Ambil Untung Bakal Buat IHSG Terkoreksi

Bisnis | Selasa, 23 April 2019 | 07:59 WIB

Setelah Istri Andre Taulany, Kini Giliran Suami Rey Utami Hina Prabowo

Setelah Istri Andre Taulany, Kini Giliran Suami Rey Utami Hina Prabowo

Entertainment | Selasa, 23 April 2019 | 07:57 WIB

Real Count KPU Selasa Pagi: Jokowi 54,84% - Prabowo 45,16%

Real Count KPU Selasa Pagi: Jokowi 54,84% - Prabowo 45,16%

News | Selasa, 23 April 2019 | 06:19 WIB

Rumor Bakal Diboikot, Nasi Padang Malah Meroket di Twitter

Rumor Bakal Diboikot, Nasi Padang Malah Meroket di Twitter

Tekno | Senin, 22 April 2019 | 22:24 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB