Soal Aksi Boikot Nasi Padang, Sandiaga: Rendang Itu Juara Dunia

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 24 April 2019 | 13:34 WIB
Soal Aksi Boikot Nasi Padang, Sandiaga: Rendang Itu Juara Dunia
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno lari sore. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno menanggapi menyeruaknya aksi boikot rumah makan khas Padang yang kini ramai di jejaring media sosial pasca pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Menanggapi adanya aksi boikot itu, Sandiaga menilai bahwa masakan khas padang sudah menjadi salah satu kuliner khas Indonesia yang terbaik. Bahkan salah satu jenis masakan padang, yakni rendang telah dinobatkan sebagai makanan terbaik peringkat pertama di dunia versi CNN Travel.

"Soal masakan padang kita harus jauh lebih dewasa, kita punya kuliner yang terbaik, rendang itu juara dunia, salah satu makanan yang tren," ujarnya di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Seharusnya, kata dia, seluruh masyarakat bisa legawa dengan menerima hasil hitungan suara di Pilpres 2019. Mantan Wagub DKI Jakarta itu pun menilai aksi boikot-boikot semacam itu merupakan tindakan yang tidak dewasa.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

"Hasil seperti apanya jangan diartikan masakan padang itu terus harus di boikot atau apapun yang tidak memilih Prabowo Sandi enggak boleh masak, makan masakan padang, menurut saya itu sangat tidak dewasa, sangat kekanak-kanakan," kata dia.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Lebih lanjut, dia pun meminta seluruh warga tak mudah gampang terprovokasi dengan ajakan-ajakan yang dianggap bisa memicu disintegrasi bangsa.

"Jangan karena ada pilpres ini kita kekuatan bangsa kita ini membuat kita terpecah belah, ini menurut saya kita harus dewasa," sambungnya.

Untuk diketahui, jagat media sosial diramaikan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi - Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi - Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo - Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi - Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot rumah makan padang.

"Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," ujar akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper

Sandiaga Respons Aksi Boikot Nasi Padang: Kita Jangan Juniper

News | Rabu, 24 April 2019 | 13:05 WIB

Sindiran PKPI: Kubu 02 Enggak Punya Data, Kalaupun Ada Prabowo Kalah

Sindiran PKPI: Kubu 02 Enggak Punya Data, Kalaupun Ada Prabowo Kalah

News | Rabu, 24 April 2019 | 10:45 WIB

Kubu Prabowo Janjikan Rekonsiliasi Nasional, Jika...

Kubu Prabowo Janjikan Rekonsiliasi Nasional, Jika...

News | Rabu, 24 April 2019 | 10:01 WIB

Nasi Padang Diboikot, Andi Arief Takut Warga Jakarta Minta Istana Pindah

Nasi Padang Diboikot, Andi Arief Takut Warga Jakarta Minta Istana Pindah

News | Rabu, 24 April 2019 | 09:08 WIB

Nasi Padang Diboikot Jokowi Kalah di Sumatera, Gerindra Komentar Makjlep

Nasi Padang Diboikot Jokowi Kalah di Sumatera, Gerindra Komentar Makjlep

News | Rabu, 24 April 2019 | 08:34 WIB

Terkini

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:42 WIB

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:39 WIB

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:37 WIB

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB