Berbincang dengan Jokowi dan Paloh di Istana, Ini yang Disampaikan Zulhas

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh
Berbincang dengan Jokowi dan Paloh di Istana, Ini yang Disampaikan Zulhas
Ketua MPR Zulkifli Hasan (depan), Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto. (Suara.com/Umay Saleh)

Menurut Zulkifli, perlu ada revisi dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilu.

Suara.com - Ketua MPR yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sempat berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Momen tersebut terjadi usai acara pelantikan gubernur dan wakil gubernur Maluku periode 2019-2024, Murad Ismail dan Barnabas Orno.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perbincangan ketiganya berlangsung di bagian tengah ruangan Istana Negara. Dalam perbincangan tersebut, Zulkifli mengatakan banyak hal yang dibahas. Diantarannya soal Pemilu 2019.

"Ya kalau silaturahmi kan pasti banyak yang kita bicarakan, soal pemilu terlalu lama sampai delapan bulan, habis energi," ujar Zulkifli.

Menurut Zulkifli, perlu ada revisi dalam Undang-Undang Nomor 7 tentang Pemilu. Ia menilai seharusnya waktu pemilu bisa berlangsung dengan kisaran 1,5 bulan.

Dalam pertemuan itu ia juga menyoroti soal penyelenggaraan Pemilu 2019 yang memakan waktu sekitar delapan bulan.

"Enggak, saya bilang pemilu ini terlalu lama, menghabiskan energi, nanti harus ubah undang-undangnya agar pemilu itu ya sebulan setengah. Masa berantem disuruh undang-undang sampai delapan bulan. Itu saja," tandasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS