Jokowi Kalah di Kompleks Paspampres, Hasto: Menang Kalah Itu Suara Rakyat

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 April 2019 | 20:51 WIB
Jokowi Kalah di Kompleks Paspampres, Hasto: Menang Kalah Itu Suara Rakyat
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (antara)

Suara.com - Suara pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) - Maruf Amin hanya unggul di satu TPS, dari rival paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Kompleks Paspampres, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Pemilu 2019. Terkait itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf mengaku tidak masalah.

Sekretaris TKN Jokowi - Maruf, Hasto Kristiyanto menilai hasil perolehan suara tersebut merupakan suara rakyat. Sehingga apapun hasil suara di Pilpres 2019 harus dihormati semua pihak.

"Ya mau kalah dan menang itu adalah suara rakyat, mau di (kompleks) PNS, mau di keluarga TNI, itu kan menunjukkan suara yang kita hormati bersama," ujar Hasto di Rumah Aspirasi, Proklamasi, Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Menurut Hasto, Jokowi tidak pernah membeda-bedakan perolahan suara unggul dan yang tidak di masing-masing wilayah saat Pemilu. Ia menyebut semua daerah akan menjadi prioritas Jokowi sebagai kepala negara.

"Tapi pelajaran di 2014 lalu, pak Jokowi tidak pernah membeda bedakan wilayah mana yang kalah, wilayah mana yang menang. Semua diperhatikan dalam konteks menjalankan visi dan misi Presiden Jokowi," tutur dia.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan itu menyebut Pemilu merupakan alat untuk mencari seorang pemimpin. Karena itu, siapapun presiden yang terpilih adalah presiden milik rakyat.

Diberitakan sebelumnya, Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi – Maruf Amin kalah telak dari sang rival, Prabowo – Sandiaga, di banyak TPS yang berada dalam kompleks perumahan Paspampres.

Kompleks Paspampres berada di Kelurahan Kampung Tengah, Kramatjati, Jakarta Timur. Terpantau dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU, Prabowo – Sandiaga menang di 8 TPS dan Jokowi - Maruf Amin hanya unggul di 1 TPS.

Partai Gerindra melalui akun Twitter resminya menilai, kondisi itu menunjukkan keluarga Paspampres lebih menginginkan Prabowo – Sandiaga.

baca juga

"Ternyata keluarga Paspampres lebih menginginkan Prabowo – Sandiaga. Setelah dicek ke website KPU, berita ini benar adanya. Jika tidak salah alamatnya," tulis admin akun Twitter @Gerindra, Selasa (23/4/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertemuan Jokowi - Prabowo Usai Lebaran, Hasto: Momentum yang Sangat Baik

Pertemuan Jokowi - Prabowo Usai Lebaran, Hasto: Momentum yang Sangat Baik

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:46 WIB

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

Real Count KPU Kamis Malam: Jokowi Geber Gigi 5, Prabowo Belum Bisa Nyalip

News | Kamis, 25 April 2019 | 19:43 WIB

Djoko Santoso Sebut Prabowo Menang 80 Persen, TKN Beri Sindiran Menohok

Djoko Santoso Sebut Prabowo Menang 80 Persen, TKN Beri Sindiran Menohok

News | Kamis, 25 April 2019 | 13:56 WIB

Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres

Dilema Partai Koalisi Jokowi di Jambi: Kuat di Pileg, Loyo di Pilpres

News | Kamis, 25 April 2019 | 13:36 WIB

Update Real Count KPU Pukul 09.00 WIB: Jokowi 55,91% - Prabowo 44,09%

Update Real Count KPU Pukul 09.00 WIB: Jokowi 55,91% - Prabowo 44,09%

News | Kamis, 25 April 2019 | 09:25 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×